Story

Nikkei 225 Ditutup Menguat 0,70%, Ditopang Sektor Properti dan Perbankan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 30, 20261 min read
Nikkei 225 Ditutup Menguat 0,70%, Ditopang Sektor Properti dan Perbankan

Summary

Indeks acuan saham Jepang, Nikkei 225, mengakhiri perdagangan Kamis dengan kenaikan signifikan, didukung oleh kinerja positif saham di sektor properti, perbankan, dan tekstil.

Text size
Background

Pasar saham Jepang ditutup di zona hijau pada akhir perdagangan Kamis, dengan indeks acuan Nikkei 225 berhasil mencatatkan kenaikan sebesar 0,70%. Penguatan ini terutama didorong oleh kinerja solid dari saham-saham di sektor properti, perbankan, dan tekstil.

Kinerja Indeks dan Saham Unggulan

Berdasarkan data penutupan Bursa Efek Tokyo, Nikkei 225 menguat dan menjadi cerminan sentimen positif di kalangan investor terhadap saham-saham berkapitalisasi besar. Kenaikan signifikan pada beberapa saham teknologi dan industri menjadi motor utama penguatan indeks.

Beberapa saham yang menjadi penggerak utama indeks antara lain:

  • Advantest Corp. (TYO:6857), yang melonjak 10,85% atau 2.735,00 poin ke level 27.935,00.
  • NEC Corp. (TYO:6701), yang naik 8,43% atau 389,00 poin dan berakhir di 5.002,00.
  • Hitachi Ltd (TYO:6501), yang menguat 6,01% atau 298,00 poin menjadi 5.255,00.

Sentimen Pasar yang Lebih Luas

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual yang signifikan. Saham dengan kinerja terlemah pada sesi ini termasuk Nomura Holdings Inc (TYO:8604) yang anjlok 6,52%, Socionext Inc (TYO:6526) yang turun 6,40%, dan Nikon Corp. (TYO:7731) yang melemah 6,10%.

Menariknya, meskipun indeks acuan menguat, jumlah saham yang melemah di Bursa Tokyo lebih banyak daripada yang menguat, dengan perbandingan 1.928 berbanding 1.555, sementara 243 saham tidak berubah. Hal ini mengindikasikan bahwa kenaikan pasar terkonsentrasi pada saham-saham unggulan tertentu, sementara sentimen pasar secara keseluruhan lebih beragam.

Kondisi Pasar Lainnya

Indeks Volatilitas Nikkei, yang mengukur ekspektasi volatilitas pasar, turun 3,94% ke level 39,52, menandakan meredanya kekhawatiran investor. Di pasar komoditas, harga minyak mentah dan emas berjangka terpantau naik tipis.

Sementara itu, di pasar valuta asing, pasangan mata uang USD/JPY diperdagangkan naik 0,15% ke level 163,65. Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, juga menunjukkan kenaikan tipis sebesar 0,10% menjadi 100,83.

Back to latest news

LATEST