Story

New York Usulkan Investasi Komunitas $1 Juta per Megawatt untuk Pembangunan Pusat Data

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 16, 20262 min read
New York Usulkan Investasi Komunitas $1 Juta per Megawatt untuk Pembangunan Pusat Data
Text size
Background

Pemerintahan Gubernur New York, Kathy Hochul, merekomendasikan pemerintah daerah untuk meminta investasi komunitas minimal sebesar $1 juta per megawatt dari para pengembang yang akan membangun pusat data baru. Langkah ini bertujuan untuk memastikan masyarakat setempat dapat berbagi secara adil dalam nilai ekonomi jangka panjang yang diciptakan oleh proyek-proyek tersebut.

Detail Rekomendasi

Menurut dokumen yang dirilis pada hari Selasa, usulan ini muncul beberapa bulan setelah New York menjadi negara bagian AS pertama yang memberlakukan moratorium terhadap pusat data skala besar yang baru. Investasi yang disarankan, sebesar minimal $1 juta untuk setiap megawatt permintaan utilitas, dianggap perlu karena pusat data tidak menciptakan banyak lapangan kerja lokal.

"Permintaan ekonomi inovasi yang terus meningkat akan pusat data harus diimbangi dengan standar bersama yang memastikan masyarakat mendapatkan manfaat," kata Hope Knight, Presiden Empire State Development, dalam sebuah pernyataan. "Karena pusat data bukanlah pencipta lapangan kerja lokal yang besar, profil pembangunan ekonomi mereka berbeda dari manufaktur tradisional."

Konteks Industri dan Reaksi Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Ekspansi pusat data di seluruh Amerika Serikat telah mendorong kenaikan permintaan listrik dan tagihan energi, yang memicu reaksi negatif dari masyarakat dan politisi. Tren ini menandakan meningkatnya pengawasan regulasi yang dapat memengaruhi biaya dan kelayakan proyek pusat data di masa depan bagi para investor dan perusahaan teknologi.

Sebagai bukti sentimen ini, berbagai tindakan telah diambil di tingkat negara bagian dan federal:

  • Di Texas, Gubernur Greg Abbott telah mengarahkan regulator untuk memberikan sanksi kepada pusat data yang gagal mengungkapkan rincian konsumsi air mereka.
  • Sebuah jajak pendapat Reuters/Ipsos baru-baru ini menunjukkan bahwa hanya satu dari tiga orang Amerika yang menyetujui laju pembangunan pusat data yang pesat.
  • Anggota parlemen dari Partai Republik di Dewan Perwakilan Rakyat AS berencana untuk mengajukan undang-undang yang bertujuan untuk mengendalikan kenaikan tagihan listrik yang terkait dengan ekspansi pusat data.

Perusahaan teknologi besar yang merupakan pengembang pusat data utama, termasuk Amazon, Meta, dan Google milik Alphabet, tidak segera menanggapi permintaan komentar. Sementara itu, Microsoft menolak untuk berkomentar mengenai rekomendasi tersebut.

Back to latest news

LATEST