Story
Nebius Kembali Naikkan Harga Cloud AI di Tengah Lonjakan Permintaan Daya Komputasi

Penyedia layanan *cloud*, Nebius, mengumumkan akan menaikkan harga *pay-as-you-go* untuk penyewaan *chip* Nvidia tertentu mulai 1 Oktober. Menurut pengumuman perusahaan pada hari Kamis, ini menandai kenaikan harga kedua yang dilakukan perusahaan dalam tiga bulan terakhir.
Langkah ini mencerminkan lonjakan permintaan kapasitas komputasi yang masif untuk melatih dan menjalankan model kecerdasan buatan (AI). Pesaingnya, CoreWeave, juga menyatakan pada hari yang sama bahwa mereka menandatangani kontrak-kontrak baru dengan harga yang lebih tinggi, mengindikasikan tren kenaikan harga di seluruh industri.
Rincian Kenaikan Harga
Nebius merinci beberapa penyesuaian harga yang akan datang untuk berbagai komponen perangkat keras. Kenaikan ini tidak hanya terbatas pada *chip* AI premium tetapi juga mencakup unit pemrosesan dan memori standar.
- Tarif untuk unit pemrosesan grafis (GPU) Nvidia tertentu akan naik antara 17% hingga 21%.
- Harga untuk beberapa instans yang hanya menggunakan unit pemrosesan sentral (CPU) dari AMD dan Intel akan naik sebesar 25%.
- Penawaran memori juga mengalami kenaikan signifikan sekitar 41%.
AdPerusahaan yang berbasis di Amsterdam tersebut menambahkan bahwa pelanggan yang memesan klaster skala besar untuk beberapa bulan dapat menerima diskon komitmen.
Konteks Pertumbuhan Pesat
Kenaikan harga ini mengikuti kuartal pertumbuhan yang cepat dalam bisnis *cloud* AI Nebius. Perusahaan berhasil menandatangani empat kontrak pelanggan dengan nilai rata-rata masing-masing lebih dari $1 miliar.
Perusahaan *neocloud* seperti Nebius memainkan peran krusial dalam ekosistem AI dengan menyewakan *chip* berkinerja tinggi dan infrastruktur pusat data yang diperlukan untuk pengembangan model AI. Kenaikan harga ini menggarisbawahi ketidakseimbangan antara pasokan perangkat keras AI yang terbatas dan permintaan yang terus meroket dari berbagai sektor.