Story
Saham Naver Melonjak ke Level Tertinggi Sebulan Pasca Investasi US$1 Miliar dari Nvidia

Summary
Raksasa internet Korea Selatan, Naver, mendapatkan suntikan dana US$1 miliar dari Nvidia untuk pembangunan pusat data AI, yang mendorong sahamnya naik tajam melampaui kinerja pasar.
Saham Naver Corp (KS:035420) melonjak tajam pada hari Senin, mencapai level tertinggi dalam sebulan terakhir, setelah perusahaan internet tersebut mengumumkan bahwa NVIDIA Corporation (NASDAQ:NVDA) akan mengakuisisi saham baru senilai US$1 miliar sebagai bagian dari kemitraan untuk membangun pusat data kecerdasan buatan (AI).
Detail Investasi dan Dampak Pasar
Saham Naver ditutup naik hampir 8% ke level tertinggi sejak 22 Juni, sebuah kinerja yang sangat kontras dengan indeks KOSPI yang lebih luas yang justru turun 1% pada periode yang sama. Bagi investor, lonjakan ini menandakan sentimen positif yang kuat terhadap prospek pertumbuhan Naver di sektor AI yang kompetitif.
Dalam pengajuan peraturan, Naver menyatakan bahwa produsen chip asal AS tersebut akan membeli saham yang baru diterbitkan untuk membantu membiayai fasilitas AI. Langkah ini merupakan bagian dari ekspansi terbaru Nvidia untuk memperdalam kehadirannya di pasar infrastruktur AI Korea Selatan yang berkembang pesat.
Kemitraan Strategis dan Skala Proyek
Pendanaan ini akan memungkinkan Naver untuk meningkatkan ukuran pusat data yang sedang dikembangkan bersama Brookfield lebih dari tiga kali lipat. Fasilitas canggih ini akan beroperasi sepenuhnya menggunakan perangkat keras komputasi AI dari Nvidia, memastikan efisiensi dan performa tinggi.
AdInvestasi ini merupakan bagian dari kemitraan yang lebih luas yang diumumkan Nvidia pekan lalu. Strategi ini bertujuan untuk mempercepat penyebaran infrastruktur AI di luar pelanggan *hyperscale cloud* tradisionalnya, sejalan dengan visi CEO Jensen Huang yang mendorong negara-negara untuk mengembangkan "kemampuan AI berdaulat" (*sovereign AI*).
Konteks Inisiatif AI di Korea Selatan
Langkah Nvidia di Korea Selatan tidak hanya terbatas pada Naver. Perusahaan ini juga mengumumkan aliansi yang diperluas dengan SK Group, konglomerat terbesar kedua di negara itu, untuk membangun kapasitas pusat data AI lebih dari dua gigawatt.
Secara keseluruhan, inisiatif yang lebih luas ini diperkirakan akan menghasilkan bisnis lebih dari US$500 miliar melalui pembelian chip memori dan superkomputer AI. Pengumuman ini bertepatan dengan kunjungan Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung ke Silicon Valley, menyoroti pentingnya kolaborasi teknologi antara kedua negara.