Story

Saham Maroko Melemah, Indeks MASI Turun 0,29% Tertekan Sektor Utilitas dan Perbankan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 23, 20261 min read
Saham Maroko Melemah, Indeks MASI Turun 0,29% Tertekan Sektor Utilitas dan Perbankan

Summary

Indeks saham utama Maroko, Moroccan All Shares, ditutup melemah 0,29% pada perdagangan Kamis, tertekan oleh kerugian di sektor-sektor kunci seperti utilitas, perbankan, dan pertambangan.

Text size
Background

Indeks acuan saham Maroko, Moroccan All Shares (MASI), ditutup di zona merah pada akhir perdagangan hari Kamis, mengalami penurunan sebesar 0,29%. Pelemahan ini terutama didorong oleh kerugian yang signifikan pada saham-saham di sektor Utilitas, Perbankan, dan Pertambangan.

Kinerja Sektor dan Saham Individual

Tekanan jual pada saham-saham berkapitalisasi besar menjadi faktor utama di balik pelemahan indeks. Data dari Bursa Efek Casablanca menunjukkan beberapa saham menjadi penekan utama, sementara sejumlah saham lainnya berhasil mencatatkan kenaikan.

  • Saham Penekan Utama:
  • SMI (CSE:SMI) anjlok 4,59% ke level 6.010,00.
  • Fenie Brossette (CSE:FBR) turun 3,05% menjadi 270,00.
  • CDM (CSE:CDM) melemah 2,97% dan ditutup pada 940,20.
  • Saham Penguat Utama:
  • M2M Group (CSE:M2M) melonjak 6,92% ke posisi 384,90.
  • Societe des Boissons du Maroc SA (CSE:SBM) naik 6,32% menjadi 2.138,00.
  • Lesieur Cristal (CSE:LES) menguat 4,26% ke level 318,00.

Sentimen Pasar Lebih Luas

Secara keseluruhan, sentimen pasar tampak beragam. Meskipun indeks utama ditutup melemah, jumlah saham yang berhasil menguat sebenarnya melampaui saham yang turun. Tercatat sebanyak 32 saham naik, berbanding 21 saham yang turun, sementara 9 saham lainnya tidak berubah.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Fenomena ini mengindikasikan bahwa pelemahan pada saham-saham dengan bobot besar di dalam indeks memiliki dampak yang lebih signifikan dibandingkan kenaikan pada saham-saham yang lebih kecil, sehingga menyeret kinerja indeks secara keseluruhan.

Konteks Pasar Komoditas dan Valas

Di pasar komoditas global, harga minyak mentah menunjukkan penguatan signifikan. Minyak mentah untuk pengiriman September naik 6,24% menjadi $92,25 per barel, sementara minyak Brent melonjak 7,21% ke level $100,85 per barel. Sebaliknya, kontrak Emas berjangka untuk bulan Agustus turun 2,34% menjadi $4.054,67 per troy ounce.

Dari pasar valuta asing, pasangan EUR/MAD tercatat turun 0,16% ke 10,69, sedangkan USD/MAD tidak menunjukkan perubahan di level 9,38. Indeks Dolar AS Berjangka, yang mengukur kekuatan greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, naik 0,36% ke posisi 101,32.

Back to latest news

LATEST