Story

Mastercard Dilaporkan Jajaki Penjualan Unit Pembayaran Inggris Vocalink

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
Mastercard Dilaporkan Jajaki Penjualan Unit Pembayaran Inggris Vocalink
Text size
Background

Mastercard (NYSE:MA) dilaporkan sedang menjajaki penjualan saham mayoritas pada operator sistem pembayaran Inggris, Vocalink, kembali kepada sekelompok bank Inggris. Langkah ini diambil di tengah meningkatnya kekhawatiran mengenai kepemilikan asing, khususnya AS, atas aset yang dianggap penting secara strategis bagi infrastruktur keuangan Inggris, menurut laporan Financial Times yang mengutip sumber yang mengetahui diskusi tersebut.

Detail Rencana Penjualan

Menurut laporan tersebut, diskusi masih berada pada tahap awal dan belum ada penawaran resmi yang diajukan. Rencana penjualan saham sebesar 51% dapat membuat kesepakatan tersebut bernilai sekitar £400 juta.

Salah satu calon pembeli potensial yang disebutkan adalah DeliveryCo, sebuah entitas yang didukung oleh industri perbankan Inggris. Entitas ini dibentuk untuk mengawasi pengadaan platform pembayaran ritel generasi berikutnya di negara tersebut. Namun, transaksi apa pun kemungkinan besar tidak akan terjadi sebelum tahun depan.

Latar Belakang dan Konteks

Sample IUX Markets – In-articleAd

Mastercard mengakuisisi Vocalink pada tahun 2016 dari sebuah konsorsium yang terdiri dari 18 bank Inggris. Nilai akuisisi awal pada saat itu mencapai £700 juta (sekitar $950 juta), dengan pembayaran tambahan yang terkait dengan kinerja perusahaan.

Potensi penjualan ini muncul seiring dengan upaya pemerintah Inggris dan Bank of England untuk mendorong persaingan yang lebih besar di sektor pembayaran ritel. Mengembalikan kepemilikan mayoritas Vocalink ke tangan entitas lokal dapat sejalan dengan tujuan regulator untuk meningkatkan kedaulatan dan kontrol atas infrastruktur pembayaran nasional yang krusial.

Implikasi bagi Investor

Bagi Mastercard, divestasi ini dapat menjadi langkah strategis untuk mengurangi eksposur terhadap aset yang sensitif secara politik dan memfokuskan kembali sumber daya. Bagi investor, perkembangan ini menandakan pergeseran dalam lanskap kompetitif sektor pembayaran di Inggris dan menyoroti meningkatnya pengawasan regulator terhadap kepemilikan asing pada infrastruktur keuangan utama di Eropa.

Back to latest news

LATEST