Story

Saham Liquidia Anjlok Hampir 50% Setelah Putusan Pelanggaran Paten yang Merugikan

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 30, 20262 min read
Saham Liquidia Anjlok Hampir 50% Setelah Putusan Pelanggaran Paten yang Merugikan

Summary

Saham Liquidia Corporation anjlok setelah Pengadilan Distrik AS memutuskan perusahaan tersebut melanggar paten United Therapeutics untuk obat hipertensi paru andalannya, YUTREPIA, yang membahayakan pasar utama untuk produk tersebut.

Text size
Background

Saham Liquidia Corporation (NASDAQ: LQDA) anjlok dalam perdagangan baru-baru ini setelah pengadilan federal memutuskan bahwa perusahaan tersebut telah melanggar klaim paten utama yang dimiliki oleh pesaingnya, United Therapeutics. Keputusan ini memberikan pukulan signifikan bagi produk unggulan Liquidia, YUTREPIA, dan memicu beberapa penghentian perdagangan karena volatilitas saham yang ekstrem.

Keputusan Pengadilan

Pengadilan Distrik AS untuk Distrik Delaware menemukan bahwa Liquidia melanggar dua klaim Paten AS No. 11.826.327 milik United Therapeutics. Namun, pengadilan membatalkan empat klaim paten lainnya yang diajukan United Therapeutics terhadap Liquidia.

Klaim yang dilanggar mencakup pengobatan hipertensi paru yang terkait dengan penyakit paru interstisial (PH-ILD) menggunakan treprostinil hirup, bahan aktif dalam YUTREPIA. Indikasi spesifik ini sangat penting bagi Liquidia, mewakili sebagian besar pasar sasaran obat tersebut.

Dampak Komersial dan Pasar

Implikasi komersial bagi Liquidia sangat parah. Perusahaan mengakui bahwa indikasi PH-ILD mencakup sekitar setengah dari pasar YUTREPIA saat ini. Menanggapi putusan tersebut, Liquidia mengumumkan akan mengajukan suplemen kepada Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) untuk menghapus indikasi tersebut dari label obat.

Reaksi saham langsung dan dramatis:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Saham Liquidia anjlok 48,3% dan ditutup pada $36,55.
  • Sebaliknya, saham United Therapeutics (NASDAQ: UTHR) melonjak setelah berita tersebut, mencerminkan sifat zero-sum dari sengketa paten.

Ketidakpastian lebih lanjut tetap ada, karena United Therapeutics telah meminta perintah pengadilan yang dapat memberlakukan pembatasan tambahan pada ketersediaan YUTREPIA. Kedua pihak memiliki waktu satu minggu untuk mengajukan usulan solusi ke pengadilan, sehingga sulit untuk mengukur sepenuhnya risiko keuangan yang ditimbulkan.

Tanggapan dan Prospek Perusahaan

CEO Liquidia, Roger Jeffs, menyatakan bahwa perusahaan "dengan hormat tidak setuju dengan keputusan Pengadilan" mengenai dua klaim pelanggaran tersebut dan "sepenuhnya siap untuk menempuh semua opsi banding yang tersedia."

Bagi investor, hasil hukum yang merugikan ini membalikkan ekspektasi pasar, yang tampaknya telah memperhitungkan hasil yang lebih menguntungkan bagi Liquidia. Putusan tersebut kini menimbulkan ketidakpastian yang signifikan atas potensi pendapatan masa depan dari aset terpenting perusahaan.

Back to latest news

LATEST