Story
Laba dan Pendapatan Las Vegas Sands Turun Akibat Lesunya Bisnis di Makau

Operator kasino Las Vegas Sands melaporkan penurunan laba dan pendapatan untuk kuartal kedua, terutama disebabkan oleh kinerja yang lemah di operasinya di Makau. Menurut laporan yang dirilis hari Rabu, saham perusahaan turun sekitar 6% dalam perdagangan setelah jam kerja (*extended trading*) sebagai reaksi investor terhadap berita tersebut.
Rincian Kinerja Keuangan
Laporan keuangan perusahaan menunjukkan penurunan pada metrik utama dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya. Investor mencermati angka-angka ini sebagai indikator kesehatan bisnis resor terpadu di tengah tantangan pasar.
- Laba Kuartalan: Turun menjadi $373 juta, atau 53 sen per saham.
- Angka Pembanding: Laba pada kuartal yang sama tahun lalu adalah $519 juta, atau 66 sen per saham.
- Total Pendapatan: Turun tipis sebesar 0,7% menjadi $3,15 miliar.
Operasi Makau Jadi Pemberat
AdPenurunan kinerja terutama disebabkan oleh tantangan di Makau, yang merupakan pasar utama bagi perusahaan. Pendapatan total dari operasi di Makau turun tipis menjadi $1,79 miliar.
Penyebab utamanya adalah tingkat *hold* (persentase kemenangan kasino) yang lebih rendah dari biasanya pada permainan *rolling play* untuk segmen VIP, meskipun volume permainan meningkat. Faktor eksternal lain yang menambah tekanan termasuk pengalihan pengeluaran penjudi ke Piala Dunia FIFA, pelemahan pasar mata uang kripto, dan kontrol arus modal yang lebih ketat.
Konteks Perusahaan
Las Vegas Sands, yang berbasis di Nevada, adalah salah satu operator resor terpadu terbesar di dunia. Portofolionya mencakup properti ikonik seperti Marina Bay Sands di Singapura dan enam properti di Makau, termasuk Venetian Macau. Kinerja di Makau seringkali menjadi barometer penting bagi kesehatan keuangan perusahaan secara keseluruhan.