Story
Saham Laopu Gold Anjlok 23,8% Setelah Rilis Peringatan Laba

Summary
Laopu Gold mengeluarkan peringatan laba yang mengindikasikan kinerja keuangan semester pertama 2026 akan meleset dari ekspektasi, memicu aksi jual tajam pada sahamnya.
Saham Laopu Gold anjlok secara signifikan sebesar 23,8% pada hari Selasa setelah perusahaan mengeluarkan peringatan laba (profit warning) pada hari Minggu. Peringatan tersebut mengindikasikan bahwa hasil keuangan untuk paruh pertama tahun 2026 akan lebih rendah dari proyeksi sebelumnya.
Proyeksi di Bawah Estimasi Analis
Dalam pengumumannya, Laopu Gold menyatakan bahwa mereka memperkirakan pendapatan untuk enam bulan pertama tahun 2026 akan berada di antara RMB 19,8 miliar dan RMB 20,5 miliar. Angka ini berada di bawah estimasi Goldman Sachs sebesar RMB 21,0 miliar.
Sementara itu, laba bersih yang disesuaikan diproyeksikan berada di kisaran RMB 4,3 miliar hingga RMB 4,4 miliar. Proyeksi ini juga meleset dari perkiraan Goldman Sachs yang mencapai RMB 4,8 miliar.
AdImplikasi Kinerja Kuartal Kedua
Berdasarkan data operasional kuartal pertama 2026 yang telah diumumkan sebelumnya, panduan terbaru ini menyiratkan bahwa laba bersih untuk kuartal kedua 2026 akan berkisar antara RMB 0,56 miliar hingga RMB 0,61 miliar.
Angka tersebut menunjukkan penurunan tajam sebesar 40% hingga 45% dibandingkan dengan estimasi Goldman Sachs untuk kuartal yang sama, yaitu sebesar RMB 1,0 miliar. Perbedaan signifikan antara panduan perusahaan dan ekspektasi analis ini menjadi pemicu utama tekanan jual yang kuat pada saham perusahaan.