Story

Proyeksi Laba Melonjak, Saham Jiangxi Copper Sempat Menguat Sebelum Berbalik Arah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 9, 20261 min read
Proyeksi Laba Melonjak, Saham Jiangxi Copper Sempat Menguat Sebelum Berbalik Arah

Summary

Saham Jiangxi Copper sempat melonjak setelah perusahaan memproyeksikan kenaikan laba bersih hingga lebih dari 100% pada paruh pertama 2026, namun penguatan tersebut memudar seiring pelemahan harga tembaga global.

Text size
Background

Saham Jiangxi Copper Co. sempat melonjak hingga 5,6% ke level HK$31,20 di bursa Hong Kong setelah perusahaan merilis proyeksi laba yang sangat optimistis untuk paruh pertama tahun 2026. Namun, keuntungan awal tersebut tidak bertahan lama karena saham berbalik melemah, tertekan oleh penurunan harga tembaga di pasar global.

Proyeksi Laba Melesat

Dalam pengumumannya, Jiangxi Copper memperkirakan laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemegang saham untuk semester pertama 2026 akan berada di kisaran RMB 75,50 miliar hingga RMB 85,00 miliar. Angka ini merepresentasikan lonjakan signifikan antara 80,9% hingga 103,6% jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-over-year).

Proyeksi kinerja keuangan yang kuat ini pada awalnya memicu respons positif dari investor, mendorong harga saham penambang tembaga tersebut ke level tertingginya dalam sesi perdagangan.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Tekanan Harga Tembaga dan Sentimen Pasar

Namun, penguatan saham Jiangxi Copper berbalik arah seiring dengan tren penurunan harga tembaga di pasar komoditas. Pelemahan harga logam industri ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, yang menimbulkan kekhawatiran akan potensi pelemahan permintaan global.

Selain itu, sentimen pasar secara umum juga tidak mendukung. Indeks Hang Seng di Hong Kong tercatat melemah 0,9%, memberikan tekanan tambahan bagi saham-saham individual, termasuk Jiangxi Copper. Pergerakan ini menunjukkan bahwa meskipun fundamental perusahaan positif, saham tersebut tetap rentan terhadap faktor makroekonomi dan pergerakan harga komoditas yang menjadi bisnis intinya.

Back to latest news

LATEST