Story
Investing.com Promosikan Alat Saham Berbasis AI, Klaim Kinerja Lampaui S&P 500

Summary
Investing.com secara aktif mempromosikan layanan premiumnya, InvestingPro, yang menyoroti alat seleksi saham berbasis AI yang diklaim telah mengungguli indeks acuan S&P 500 secara signifikan sejak diluncurkan.
Investing.com mempromosikan layanan berbayar InvestingPro, dengan fokus pada alat seleksi saham berbasis kecerdasan buatan (AI) bernama ProPicks. Perusahaan tersebut mengklaim bahwa salah satu portofolio strateginya telah menghasilkan kinerja yang jauh melampaui indeks acuan pasar utama.
Klaim Kinerja Portofolio
Dalam materi promosinya, Investing.com menyatakan bahwa strategi portofolio "Tech" yang dikelola oleh AI-nya telah mencatatkan kenaikan lebih dari 192,53% sejak diluncurkan pada November 2023. Angka ini diklaim mengungguli kinerja indeks S&P 500 sebesar 113,44% pada periode yang sama.
Perusahaan juga menyoroti beberapa saham individual yang menjadi bagian dari rekomendasi AI-nya, dengan mencatatkan beberapa contoh kinerja yang diklaim signifikan:
- Lenovo Group (SEHK:992): +251,66% sejak direkomendasikan
- MediaTek (TWSE:2454): +212,09% sejak direkomendasikan
- Nvidia (NASDAQ:NVDA): +226,7% selama berada dalam strategi
- Super Micro Computer (NASDAQ:SMCI): +185,8% selama berada dalam strategi
Investing.com menegaskan bahwa hasil ini merupakan kinerja aktual, bukan sekadar hasil *backtesting* atau simulasi historis.
AdFitur dan Ekspansi Produk
Alat ProPicks AI dilaporkan menggunakan lebih dari 150 input fundamental untuk menghasilkan daftar saham pilihan setiap bulannya. Selain berfokus pada pasar AS, Investing.com menyebutkan bahwa layanan ini telah diperluas untuk mencakup 88 strategi global, menargetkan pasar di Jepang, Inggris, Swiss, Taiwan, dan Hong Kong.
Selain ProPicks, langganan premium ini juga mencakup beberapa alat bantu lainnya. Di antaranya adalah "WarrenAI", sebuah asisten AI generatif untuk analisis pasar, dan "Vision AI" yang berfungsi untuk menganalisis grafik teknikal secara otomatis. Terdapat pula fitur "Fair Value" yang menggabungkan 17 model valuasi untuk menentukan nilai wajar sebuah saham.
Konteks Pasar
Promosi agresif terhadap alat investasi berbasis AI ini sejalan dengan meningkatnya minat investor ritel terhadap teknologi untuk membantu pengambilan keputusan di tengah kondisi pasar yang kompleks. Platform investasi semakin banyak menawarkan solusi berbasis data dan algoritma untuk memberikan analisis yang sebelumnya hanya dapat diakses oleh investor institusional. Namun, kinerja masa lalu dari strategi apa pun, termasuk yang berbasis AI, tidak menjamin hasil di masa depan.