Story
Intel Investasikan $5,7 Miliar untuk Perluas Produksi Chip AI di Irlandia

Intel telah memulai investasi modal sebesar €5 miliar ($5,7 miliar) untuk meningkatkan fasilitasnya di Irlandia, sebuah langkah strategis untuk memperluas produksi di Eropa guna memenuhi permintaan global yang terus meningkat untuk kecerdasan buatan (AI) dan komputasi berkinerja tinggi. Pengumuman ini disampaikan oleh produsen chip asal AS tersebut pada hari Senin.
Rincian Investasi
Investasi ini akan difokuskan pada peningkatan dan memaksimalkan kapasitas di fasilitas Leixlip, di luar Dublin, yang memproduksi wafer silikon Intel 3. Menurut perusahaan, fasilitas ini merupakan pabrik manufaktur semikonduktor paling canggih di Eropa. Dana tersebut juga akan digunakan untuk menghubungkan fasilitas tersebut dengan pabrik lain di kampus yang sama, memajukan penelitian dan pengembangan, serta melatih kembali staf.
Peralatan manufaktur canggih yang mulai dipasang akan mendukung pengiriman prosesor Intel Xeon 6 dan Intel Xeon generasi berikutnya yang dibangun di atas proses manufaktur Intel 3. "Permintaan untuk server, permintaan untuk AI, mendorong peningkatan signifikan dalam kebutuhan wafer Intel 3," kata Naga Chandrasekaran, Executive Vice President Intel Foundry, kepada wartawan.
AdDampak Ekonomi dan Lini Masa
Chandrasekaran menyatakan bahwa investasi ini akan menambah "beberapa ratus" pekerjaan baru di samping 4.900 karyawan yang sudah ada di Irlandia. Sebagian besar investasi dijadwalkan akan direalisasikan pada akhir tahun 2027 dan mewakili sekitar 30% dari rencana belanja modal (capex) Intel sebesar $17 miliar untuk tahun 2026.
Langkah ini memperkuat posisi Intel sebagai salah satu perusahaan multinasional utama dalam ekonomi Irlandia yang berfokus pada investasi asing. Sejak tahun 1989, Intel telah menginvestasikan €30 miliar di negara tersebut. Perdana Menteri Irlandia Micheal Martin mengatakan bahwa investasi terbaru ini merupakan mosi percaya yang kuat terhadap Irlandia sebagai lokasi manufaktur canggih.