Story

IHSG Ditutup Melemah 0,93% Tertekan Sektor Keuangan dan Pertanian

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 15, 20262 min read
IHSG Ditutup Melemah 0,93% Tertekan Sektor Keuangan dan Pertanian

Summary

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan Selasa dengan koreksi sebesar 0,93%, didorong oleh pelemahan pada saham-saham di sektor Keuangan, Pertanian, dan Industri Dasar.

Text size
Background

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup di zona merah pada akhir perdagangan Selasa, terkoreksi sebesar 0,93%. Pelemahan ini terutama didorong oleh tekanan jual yang signifikan pada saham-saham di sektor Keuangan, Pertanian, dan Industri Dasar.

Rangkuman Kinerja Pasar

Berdasarkan data penutupan Bursa Efek Indonesia, sentimen negatif mewarnai lantai bursa dengan 372 saham mengalami penurunan, sementara hanya 310 saham yang berhasil menguat, dan 148 saham lainnya tidak berubah. Dominasi saham yang melemah menunjukkan tekanan jual yang lebih luas di pasar.

Sektor keuangan menjadi salah satu pemberat utama indeks, diikuti oleh sektor pertanian dan industri dasar yang juga mencatatkan kinerja negatif. Investor tampaknya mengambil posisi hati-hati di tengah dinamika pasar yang terjadi.

Saham Penggerak Utama

Di tengah pelemahan pasar secara umum, beberapa saham mencatatkan pergerakan yang signifikan. Saham-saham ini menjadi sorotan utama investor selama sesi perdagangan.

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Top Gainers: Saham PT Danasupra Erapacific Tbk (JK:DEFI) memimpin penguatan dengan lonjakan 34,95% ke level 139,00. Diikuti oleh PT Transkon Jaya Tbk (JK:TRJA) yang naik 28,69% dan PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (JK:CCSI) yang menguat 24,86% dan mencapai level tertinggi dalam 52 minggu.
  • Top Losers: Di sisi lain, PT Satria Antaran Prima Tbk (JK:SAPX) menjadi saham dengan pelemahan terdalam, anjlok 14,85% ke harga 430,00. PT Rig Tenders Tbk (JK:RIGS) juga terkoreksi tajam sebesar 11,51% dan menyentuh level terendah dalam 52 minggu, serta PT Multi Garam Utama Tbk (JK:FOLK) yang turun 10,81%.

Konteks Komoditas dan Valas

Dari pasar komoditas, harga minyak mentah menunjukkan penguatan. Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Oktober naik 1,92% menjadi $103,34 per barel, sementara minyak Brent untuk pengiriman November naik 1,82% ke $107,60 per barel. Sebaliknya, harga emas berjangka untuk kontrak Desember turun 0,87%.

Di pasar valuta asing, nilai tukar Rupiah terpantau melemah terhadap dolar AS. Pasangan USD/IDR naik 0,26% ke level 17.686,30. Penguatan ini sejalan dengan kenaikan Indeks Dolar AS sebesar 0,23%, yang mengindikasikan penguatan dolar terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya.

Back to latest news

LATEST