Story

Bursa India Menguat Tipis, Sektor Teknologi Jadi Penopang Utama

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 13, 20261 min read
Bursa India Menguat Tipis, Sektor Teknologi Jadi Penopang Utama

Summary

Indeks acuan India, Nifty 50 dan BSE Sensex, ditutup sedikit lebih tinggi pada perdagangan Senin, didorong oleh lonjakan signifikan di saham-saham sektor teknologi.

Text size
Background

Pasar saham India ditutup dengan penguatan tipis pada perdagangan hari Senin, di tengah kinerja sektoral yang beragam. Indeks acuan Nifty 50 naik 0,02%, sementara indeks BSE Sensex 30 menguat 0,06% pada penutupan pasar.

Rangkuman Kinerja Pasar

Kenaikan indeks secara keseluruhan ditopang oleh kinerja solid dari sektor Teknologi Informasi (TI), Teknologi, dan Barang Konsumsi Tahan Lama. Data dari bursa menunjukkan sentimen yang sedikit positif di kalangan investor, di mana jumlah saham yang naik melampaui yang turun.

Di Bursa Efek Nasional India (NSE), sebanyak 1.380 saham menguat berbanding 1.181 saham yang melemah, sementara 43 saham tidak berubah. Di Bursa Efek Bombay (BSE), 2.190 saham naik dan 1.947 saham turun, dengan 169 saham ditutup stagnan.

Saham Teknologi Pimpin Penguatan

Saham-saham di sektor teknologi menjadi pendorong utama pasar pada sesi kali ini. Kinerja terbaik pada indeks Nifty 50 dicatatkan oleh sejumlah perusahaan teknologi besar, antara lain:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Tata Consultancy Services Ltd. (TCS): melonjak 5,46% ke level 2.182,00.
  • HCL Technologies Ltd (HCLT): naik 5,15% menjadi 1.224,00.
  • Tech Mahindra Ltd (TEML): menguat 3,20% ke posisi 1.501,30.

Di indeks BSE Sensex 30, TCS dan HCLT juga memimpin penguatan, diikuti oleh Infosys Ltd (INFY) yang naik 3,23%.

Pelemahan di Sektor Lain dan Volatilitas

Sementara sektor teknologi berjaya, beberapa sektor lain mengalami tekanan jual. Saham dengan kinerja terburuk di Nifty 50 termasuk Grasim Industries Ltd (GRAS) yang turun 2,57%, Tata Steel Ltd (TISC) yang terkoreksi 2,10%, dan Nestle India Ltd (NEST) yang melemah 1,87%.

Di sisi lain, volatilitas pasar menunjukkan peningkatan. Indeks India VIX, yang mengukur volatilitas tersirat dari opsi Nifty 50, melonjak 8,51% ke level 13,30. Kenaikan ini mengindikasikan ekspektasi pelaku pasar terhadap pergerakan harga yang lebih fluktuatif dalam jangka pendek.

Back to latest news

LATEST