Story

Bursa India Menguat Didukung Sektor TI, Nifty 50 Naik Hampir 1%

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 27, 20261 min read
Bursa India Menguat Didukung Sektor TI, Nifty 50 Naik Hampir 1%

Summary

Indeks saham acuan India ditutup lebih tinggi pada perdagangan Senin, dengan Nifty 50 naik 0,96% dan BSE Sensex menguat 1,02%, didorong oleh kinerja solid di sektor teknologi informasi, real estat, dan otomotif.

Text size
Background

Pasar saham India mencatatkan kinerja positif pada penutupan perdagangan hari Senin, dengan kedua indeks acuan utama membukukan kenaikan yang solid. Penguatan ini terutama ditopang oleh sentimen positif di sektor Teknologi Informasi (TI), Real Estat, dan Otomotif.

Kinerja Indeks dan Saham Utama

Berdasarkan data penutupan, indeks Nifty 50 di National Stock Exchange (NSE) berhasil menguat sebesar 0,96%. Sementara itu, indeks BSE Sensex 30 mencatatkan kenaikan yang sedikit lebih tinggi, yaitu sebesar 1,02%.

Di antara saham-saham yang menjadi penggerak utama Nifty 50 adalah:

  • Eternal Ltd (ETEA), yang melonjak 5,61%.
  • Infosys Ltd (INFY), yang naik 3,58%.
  • Bajaj Finance Ltd (BJFN), yang terapresiasi sebesar 3,57%.

Di sisi lain, beberapa saham mengalami tekanan jual. Saham dengan kinerja terlemah di Nifty 50 adalah Oil And Natural Gas Corporation Ltd (ONGC), yang anjlok 4,17%. Pelemahan ini terjadi seiring dengan jatuhnya harga minyak mentah di pasar global.

Sentimen Pasar dan Volatilitas

Sample IUX Markets – In-articleAd

Sentimen pasar secara keseluruhan cenderung positif, yang tercermin dari data luasnya pasar (market breadth). Di NSE, jumlah saham yang naik mencapai 1.682, melampaui saham yang turun sebanyak 885. Tren serupa juga terlihat di Bombay Stock Exchange.

Indikator volatilitas, India VIX, yang mengukur ekspektasi volatilitas pasar, turun tajam sebesar 9,93% ke level 12,64. Penurunan signifikan pada VIX umumnya mengindikasikan berkurangnya kekhawatiran investor dan meningkatnya kepercayaan terhadap stabilitas pasar dalam jangka pendek.

Pergerakan Komoditas dan Valuta Asing

Di pasar komoditas, harga minyak mentah berjangka untuk pengiriman September anjlok lebih dari 7%, sementara kontrak Brent turun sekitar 6,7%. Sebaliknya, harga emas berjangka untuk pengiriman Agustus menunjukkan kenaikan sebesar 0,61%.

Di pasar valuta asing, Rupee India (INR) terpantau menguat terhadap dolar AS, dengan pasangan USD/INR turun 0,57% ke level 96,02. Penguatan mata uang lokal ini dapat memberikan sentimen positif tambahan bagi pasar ekuitas domestik.

Back to latest news

LATEST