Story

HSBC Naikkan Peringkat Saham Eropa, Turunkan Pasar Berkembang di Tengah Volatilitas

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
HSBC Naikkan Peringkat Saham Eropa, Turunkan Pasar Berkembang di Tengah Volatilitas

Summary

HSBC merevisi alokasi ekuitas regionalnya, meningkatkan saham zona euro menjadi 'overweight' sambil menurunkan peringkat ekuitas pasar berkembang. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap meningkatnya volatilitas di pasar Asia dan prospek yang lebih baik untuk saham Eropa.

Text size
Background

HSBC mengubah alokasi ekuitas regionalnya menjelang paruh kedua tahun 2026. Dalam sebuah catatan pada hari Rabu, perusahaan tersebut mengumumkan akan menutup posisi 'overweight' pada ekuitas pasar berkembang (emerging market/EM) dan menaikkan peringkat saham zona euro menjadi 'overweight', sambil mempertahankan peringkat 'maximum overweight' pada ekuitas global secara keseluruhan.

Keputusan untuk menurunkan peringkat pasar berkembang, menurut Chief Multi-Asset Strategist Max Kettner, mencerminkan "peningkatan volatilitas di Asia." Ia memperingatkan bahwa narasi seputar belanja berlebihan di sektor kecerdasan buatan (AI) dan potensi pemotongan belanja modal AI dapat merugikan saham semikonduktor, yang pada gilirannya akan berdampak tidak proporsional pada ekuitas pasar berkembang.

Sebagai gantinya, HSBC menaikkan peringkat ekuitas zona euro menjadi 'overweight', dengan menyoroti sektor perbankan secara khusus. Kettner menyatakan bahwa "ekspektasi pertumbuhan konsensus yang lebih rendah dan euro yang lebih lemah akan membantu selama bulan-bulan musim panas."

Sample IUX Markets – In-articleAd

Secara umum, HSBC tetap optimis terhadap aset berisiko menjelang paruh kedua tahun ini. Perusahaan melihat musim laporan keuangan kuartal kedua yang akan datang sebagai "katalis kenaikan berikutnya". HSBC juga berpendapat bahwa ekspektasi laba per saham AS untuk kuartal kedua, di luar sektor energi dan material, cukup rendah sehingga menjadi standar yang mudah untuk dilampaui.

Back to latest news

LATEST