Story
Proyeksi Laba Naik, Saham Greencore Melesat Lebih dari 9%

Summary
Saham Greencore melonjak tajam setelah perusahaan menaikkan proyeksi laba operasi setahun penuh menyusul laporan perdagangan kuartal ketiga yang solid. Pemulihan volume pada bisnis Bakkavor yang baru diakuisisi menjadi salah satu pendorong utama optimisme investor.
Saham Greencore (GNC) melonjak 9,4% mencapai 242,7p setelah perusahaan merilis laporan perdagangan kuartal ketiga (Q3) tahun fiskal 2026 dan secara bersamaan menaikkan proyeksi laba operasi yang disesuaikan untuk setahun penuh. Langkah ini mengejutkan pasar secara positif dan memicu aksi beli yang signifikan.
Kinerja Kuartal Ketiga Lampaui Ekspektasi
Dalam laporan perdagangan yang dirilis pada 22 Juli 2026, Greencore melaporkan pertumbuhan pendapatan pro-forma sebesar 3,2% untuk kuartal tersebut, sejalan dengan laju yang tercatat pada semester pertama. Total pendapatan mencapai £1.024 juta.
Faktor utama yang mendorong sentimen positif adalah kenaikan formal pada proyeksi laba operasi yang disesuaikan untuk tahun fiskal 2026. Laporan ini melanjutkan momentum kuat dari hasil semester pertama, yang telah menunjukkan pertumbuhan laba operasi sebesar 15,3%.
Pemulihan Bakkavor dan Sinergi Biaya
Salah satu detail penting yang meredakan kekhawatiran investor adalah kinerja bisnis Bakkavor, yang diakuisisi senilai £1,2 miliar pada Januari 2026. Volume Bakkavor kembali mencatat pertumbuhan sebesar 1,0% di Q3, setelah sebelumnya mengalami penurunan 1,3% di Q2.
AdManajemen juga menegaskan kembali bahwa perusahaan berada di jalur yang tepat untuk menghasilkan sinergi biaya tahunan setidaknya sebesar £80 juta sesuai dengan kerangka waktu yang telah diumumkan sebelumnya. Hal ini menambah keyakinan pasar terhadap revisi proyeksi laba yang lebih tinggi.
Implikasi bagi Investor
Reli pada saham Greencore didorong murni oleh faktor fundamental spesifik perusahaan, bukan karena sentimen pasar yang lebih luas. Pada hari yang sama, indeks utama AS seperti S&P 500 dan Nasdaq justru melemah.
Kombinasi antara pertumbuhan pendapatan yang stabil, pemulihan volume Bakkavor yang signifikan, dan peningkatan proyeksi laba setahun penuh memberikan alasan kuat bagi investor untuk melakukan re-rating terhadap saham tersebut. Meskipun telah melonjak, saham Greencore masih diperdagangkan di bawah level tertinggi 52 minggunya di 307,5p, menunjukkan adanya ruang untuk pemulihan lebih lanjut seiring meningkatnya kepercayaan manajemen pada paruh kedua tahun fiskal.