Story
Bursa Inggris Menguat Didorong Kenaikan Suku Bunga The Fed, Keputusan BoE Dinanti

Summary
Indeks FTSE 100 naik pada perdagangan Kamis, didukung oleh kenaikan suku bunga Federal Reserve AS yang meredakan kekhawatiran investor, sementara pasar menantikan keputusan kebijakan dari Bank of England.
Indeks saham acuan Inggris, FTSE 100, menguat pada perdagangan Kamis pagi, terdorong oleh sentimen positif setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga dan meredanya ketegangan geopolitik. Investor kini mengalihkan fokus mereka pada keputusan kebijakan moneter yang akan diumumkan oleh Bank of England (BoE).
Sentimen Global Mendorong Pasar Eropa
Pada pukul 07:12 GMT, indeks FTSE 100 tercatat naik 0,71%. Menurut data dari Investing.com, penguatan serupa juga terjadi di bursa Eropa lainnya, dengan indeks DAX Jerman naik 0,68% dan CAC 40 Prancis menguat 0,58%.
Kenaikan ini terjadi setelah The Fed pada hari Rabu menaikkan suku bunga acuan sebesar 25 basis poin ke rentang 3,75-4%, yang merupakan kenaikan pertama dalam lebih dari tiga tahun. Bank sentral AS tersebut juga mengisyaratkan akan ada satu kenaikan lagi sebelum mempertahankan suku bunga untuk periode yang lebih lama, memberikan kepastian bagi investor.
Sentimen juga didukung oleh meredanya kekhawatiran atas konflik AS-Iran setelah adanya sinyal kemungkinan de-eskalasi dari Washington. Hal ini membantu mengangkat minat investor terhadap aset-aset berisiko.
Fokus Beralih ke Bank of England
Pasar kini menantikan keputusan kebijakan dari Bank of England yang akan diumumkan hari ini. Para analis secara luas memperkirakan BoE akan mempertahankan suku bunga di level 3,75% dengan hasil pemungutan suara 6-3.
AdKeputusan ini diambil di tengah data inflasi Inggris yang sedikit naik menjadi 3,1% akibat kenaikan biaya bahan bakar. Namun, James Smith dari ING, seperti dikutip dalam sumber, menyatakan bahwa "sangat sedikit tanda" bahwa guncangan harga energi telah meluas ke inflasi inti, yang dapat memberi ruang bagi BoE untuk tidak terburu-buru menaikkan suku bunga.
Pergerakan Komoditas dan Saham Korporasi
Di pasar komoditas, harga minyak mentah melemah setelah laporan bahwa Arab Saudi menawarkan pasokan tambahan untuk meredakan kekhawatiran pasokan global. Minyak mentah Brent turun 2,07% menjadi $103,64 per barel, sementara West Texas Intermediate (WTI) turun 1,68% menjadi $100,72 per barel.
Beberapa saham individual di London juga menjadi sorotan setelah merilis pembaruan perusahaan:
- Next (NXT): Menaikkan proyeksi laba untuk tahun 2026-27 sebesar £12 juta menjadi £1,255 miliar, menandai revisi naik keempat tahun ini.
- Drax (DRX): Menyatakan ekspektasi EBITDA yang disesuaikan untuk tahun 2026 akan berada di sekitar level tertinggi dari konsensus analis.
- Capricorn Energy (CNE): Menyetujui revisi persyaratan pengambilalihan dari DNO Norwegia senilai $396 juta.