Story

Frontier Airlines Akan Pasang Internet Starlink Mulai Awal 2027

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 14, 20262 min read
Frontier Airlines Akan Pasang Internet Starlink Mulai Awal 2027

Summary

Frontier Airlines mengumumkan akan memasang layanan internet satelit Starlink dari SpaceX di armadanya, dengan pesawat pertama yang dilengkapi layanan ini dijadwalkan beroperasi pada awal 2027. Langkah ini menempatkan Frontier di antara semakin banyak maskapai yang memilih Starlink untuk konektivitas dalam penerbangan.

Text size
Background

Frontier Airlines Inc. pada hari Selasa mengumumkan akan memasang layanan internet satelit Starlink milik SpaceX di seluruh armadanya, dengan pesawat pertama yang terhubung dijadwalkan mulai beroperasi pada awal 2027. Keputusan ini menjadikan maskapai yang berbasis di Denver tersebut sebagai salah satu pemain terbaru yang bergabung dengan tren adopsi Wi-Fi dalam penerbangan berkecepatan tinggi.

Detail Kesepakatan dan Strategi Maskapai

Menurut pernyataan perusahaan, pesawat Airbus pertama Frontier yang dilengkapi dengan internet Starlink akan mulai melayani penumpang pada awal 2027. Langkah ini menandai perubahan strategi bagi maskapai, yang sebelumnya merupakan salah satu dari sedikit maskapai AS yang belum menawarkan Wi-Fi. Mantan CEO Barry Biffle sebelumnya menyatakan keengganan untuk menambah bobot pada pesawat dengan peralatan yang diperlukan untuk layanan tersebut.

"Starlink mengubah pengalaman di dalam pesawat, memberikan pelanggan fleksibilitas untuk bekerja, streaming, menjelajah, dan tetap terhubung sepanjang perjalanan mereka," kata Chief Executive Officer Frontier, Jimmy Dempsey, dalam sebuah pernyataan.

Starlink Perluas Dominasi di Sektor Aviasi

Langkah Frontier memperkuat keunggulan SpaceX atas pesaingnya, Amazon.com Inc., dalam mengamankan pelanggan di industri penerbangan. Hingga saat ini, Starlink telah menandatangani kesepakatan dengan lebih dari 40 maskapai penerbangan di seluruh dunia.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Daftar maskapai yang telah memilih Starlink semakin panjang, mencakup pemain besar dan maskapai berbiaya rendah:

  • Southwest Airlines Co.
  • United Airlines Holdings Inc.
  • American Airlines Group Inc. (berencana memasang di lebih dari 500 pesawat pada awal 2027)
  • Alaska Air Group Inc.
  • Emirates
  • Wizz Air Holdings Plc. (Eropa), Volaris (Meksiko), JetSmart Airlines SpA (Chili), dan Cebu Air Inc. (Filipina).

Lanskap Kompetitif dan Pertimbangan Biaya

Sementara SpaceX terus mengakumulasi kemitraan, Amazon juga telah memasuki pasar konektivitas dalam penerbangan dengan layanan satelitnya, Amazon Leo. Delta Air Lines Inc. memilih Amazon pada bulan Maret untuk menyediakan Wi-Fi mulai tahun 2028, sementara JetBlue Airways Corp. menjadi maskapai pertama yang memilih layanan Amazon pada September lalu.

Namun, tidak semua maskapai berbiaya rendah yakin. CEO Ryanair Holdings Plc, Michael O'Leary, mengatakan pada bulan Januari bahwa maskapainya tidak akan memasang Starlink, dengan alasan kekhawatiran tentang peningkatan biaya bahan bakar akibat bobot tambahan dari peralatan tersebut. Ini menyoroti pertimbangan biaya operasional yang krusial bagi model bisnis maskapai berbiaya rendah.

Back to latest news

LATEST