Story
Ford dan Geely Dilaporkan Sepakat Produksi Mobil Listrik di Pabrik Spanyol

Ford Motor dan Geely dilaporkan telah mencapai kesepakatan yang memungkinkan produsen mobil asal China tersebut memproduksi kendaraan listrik di sebagian pabrik Ford di Almussafes, dekat Valencia, Spanyol. Kesepakatan ini, yang dilaporkan oleh surat kabar ABC pada hari Rabu, menandai langkah strategis bagi Geely untuk memperkuat kehadirannya di pasar Eropa.
Rincian Kesepakatan
Menurut laporan yang mengutip sumber-sumber yang mengetahui masalah ini, pengumuman resmi diharapkan akan dilakukan pada hari Kamis. Momen tersebut diperkirakan akan bertepatan dengan kunjungan Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez dan Presiden Ford Eropa Jim Baumbick ke fasilitas Almussafes.
Berdasarkan perjanjian tersebut, Geely akan memproduksi kendaraan listrik model EX2 di pabrik tersebut. Langkah ini memberikan kepastian bagi masa depan pabrik yang sebelumnya menghadapi ketidakpastian akibat penghentian produksi beberapa model dan ketergantungan pada model Kuga.
Implikasi Strategis bagi Kedua Pihak
AdBagi Geely, yang juga memiliki merek seperti Volvo, Polestar, dan Lotus, kesepakatan ini memberikan keuntungan signifikan. Dengan memiliki basis produksi di dalam Uni Eropa, perusahaan dapat menghindari potensi tarif impor yang mungkin dikenakan UE pada kendaraan listrik yang dibuat di China.
Manfaat utama bagi Geely meliputi:
- Mendapatkan basis manufaktur di dalam Uni Eropa.
- Menghindari potensi tarif UE atas kendaraan listrik impor dari China.
- Memperoleh akses langsung ke pasar Eropa yang kompetitif.
Sementara itu, bagi Ford, kolaborasi ini akan membantu mengurangi biaya tetap melalui penggunaan bersama infrastruktur pabrik. Kesepakatan ini juga dinilai krusial untuk melindungi lapangan kerja dan keberlangsungan produksi di pabrik Almussafes.