Story
Probabilitas Kenaikan Suku Bunga The Fed Melonjak ke 64%, Bitcoin Tertahan di $78.000

Meningkatnya ekspektasi pengetatan kebijakan moneter oleh Federal Reserve AS memberikan tekanan baru pada pasar aset digital. Bitcoin (BTC) bertahan di atas level $78.000, namun pergerakannya terbatas seiring pasar yang kini memperhitungkan probabilitas kenaikan suku bunga sebesar 64% pada pertemuan The Fed mendatang.
Tekanan dari Pasar Makro
Menurut data yang dikumpulkan oleh Woofun AI, sentimen di pasar keuangan tradisional telah bergeser secara signifikan. Fokus investor saat ini tertuju pada rapat Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada 16 September. Probabilitas kenaikan suku bunga telah melonjak dari 36% menjadi 64% setelah pidato di simposium Jackson Hole.
Pergeseran ini tercermin pada pasar obligasi, di mana imbal hasil obligasi Treasury AS 10-tahun naik menjadi 4,78%. Di pasar komoditas, ketegangan geopolitik mendorong harga minyak mentah Brent naik 1% menjadi $91 per barel, sementara emas terkoreksi ke $4.435 per ons setelah mencatat kenaikan 10% pada bulan Agustus.
Pergerakan Harga Aset Kripto
Pada pembukaan pasar Asia hari Selasa, harga Bitcoin diperdagangkan di atas $78.400. Namun, data CoinDesk menunjukkan volatilitasnya menyempit secara signifikan, dengan rentang perdagangan 24 jam terakhir berada di antara $77.200 dan $79.200. Meskipun menghadapi tekanan, Bitcoin berhasil mencatatkan kenaikan 24% pada bulan Agustus, kinerja bulanan terbaiknya sejak November 2024.
Pasar altcoin menunjukkan gambaran yang beragam dan cenderung melemah. HYPE menjadi salah satu dari sedikit aset yang melawan tren dengan kenaikan 4% mendekati harga $84. Aset kripto utama lainnya mengalami koreksi:
Ad- Ethereum (ETH): Turun sekitar 1% ke level $2.440.
- Solana (SOL): Melemah 1% dan diperdagangkan di sekitar $104.
- Ripple (XRP): Turun di bawah $1,40.
- Tron (TRX) dan Dogecoin (DOGE): Memimpin pelemahan dengan penurunan masing-masing 2%.
Analisis dan Prospek Pasar
Yusuf Fakhro, seorang mitra di ARP Digital, mencatat bahwa reli 23% Bitcoin pada bulan Agustus didorong oleh pembelian di pasar spot, bukan oleh posisi *long* dengan *leverage*. Hal ini ditunjukkan oleh stabilnya harga di atas $78.000 sementara *open interest* turun ke level terendah sejak Mei.
Namun, arus dana menunjukkan perubahan sentimen. Data dari Wintermute mengungkapkan bahwa setelah sembilan hari berturut-turut mencatat arus masuk bersih, ETF Bitcoin spot di AS mengalami arus keluar sebesar $202 juta pada hari Jumat. Perubahan ini terjadi setelah Bitcoin gagal menembus level resistensi $82.000.
Jasper De Maere, seorang *trader* di Wintermute, menyatakan bahwa pasar berada dalam kondisi tegang dan kekurangan arah jangka pendek yang jelas. Data pekerjaan AS untuk bulan Agustus yang akan dirilis pada hari Jumat akan menjadi indikator kunci menjelang rapat FOMC. "Jika data pekerjaan lebih lemah dari perkiraan, imbal hasil obligasi dapat melonjak lebih lanjut, memaksa Bitcoin untuk menguji kembali level terendah semalam di $77.200," ujarnya.