Story
FAA Temukan Ratusan Kursi Boeing 737 MAX Terpasang Tidak Benar

Summary
Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) mewajibkan perbaikan pada 453 jet Boeing 737 MAX setelah menemukan kesalahan pemasangan kursi yang berisiko mencederai penumpang saat pendaratan darurat.
Administrasi Penerbangan Federal AS (FAA) menyatakan bahwa kursi pada ratusan pesawat jet Boeing 737 MAX tidak dipasang dengan benar dan memerlukan perbaikan segera. Menurut agensi tersebut, masalah ini dapat menimbulkan risiko cedera serius bagi penumpang jika terjadi pendaratan darurat.
Rincian Arahan Keselamatan
Dalam sebuah *airworthiness directive* (arahan kelaikan udara) yang diterbitkan pada hari Senin, FAA mengidentifikasi masalah pemasangan kursi yang berpotensi membahayakan. Aturan yang diusulkan ini berlaku untuk total 453 pesawat jet dalam keluarga Boeing 737 MAX.
FAA menegaskan bahwa jika tidak diperbaiki, pemasangan yang keliru dapat menyebabkan kursi gagal berfungsi sebagaimana mestinya selama insiden pendaratan darurat. Hal ini secara signifikan meningkatkan risiko cedera bagi penumpang yang duduk di kursi tersebut.
AdImplikasi bagi Boeing dan Maskapai
Penerbitan *airworthiness directive* merupakan perintah wajib bagi seluruh maskapai yang mengoperasikan model pesawat yang teridentifikasi. Mereka diharuskan untuk melakukan inspeksi dan melakukan perbaikan yang diperlukan sesuai dengan prosedur yang disetujui untuk memastikan kepatuhan terhadap standar keselamatan.
Temuan ini kembali menyoroti pengawasan ketat yang dihadapi Boeing terkait proses manufaktur dan kontrol kualitasnya, terutama pada lini produksi 737 MAX. Bagi investor dan pasar, insiden semacam ini terus menjadi faktor yang diawasi dalam menilai risiko operasional dan reputasi pabrikan pesawat tersebut. Meskipun tidak sampai pada perintah larangan terbang (*grounding*), arahan ini akan menimbulkan biaya perbaikan dan potensi gangguan jadwal jangka pendek bagi maskapai yang terkena dampak.