Story
Bursa Saham Eropa Anjlok Setelah Trump Menyatakan Kesepakatan dengan Iran 'Berakhir'

Summary
Indeks saham utama Eropa merosot tajam pada hari Rabu setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan kesepakatan dengan Iran telah 'berakhir' di tengah meningkatnya ketegangan militer, yang mendorong lonjakan harga minyak.
Bursa saham di Inggris dan Eropa mengalami kerugian tajam pada hari Rabu menyusul eskalasi ketegangan di Timur Tengah. Indeks FTSE 100 di London turun 1,7%, sementara DAX Jerman dan CAC 40 Prancis masing-masing anjlok 2,4% dan 2,2%.
Penurunan ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump di sela-sela KTT NATO di Ankara, Turki. Trump mengatakan kepada wartawan bahwa nota kesepahaman antara AS dan Iran telah "berakhir" dan ia tidak berminat untuk bernegosiasi dengan kepemimpinan Teheran. Meskipun ia kemudian sedikit melunakkan pernyataannya, sentimen pasar tetap negatif.
Komentar tersebut muncul setelah pasukan AS menyerang lebih dari 80 target Iran sebagai balasan atas serangan Teheran terhadap kapal komersial di Selat Hormuz. Iran merespons dengan melancarkan operasi rudal dan drone gabungan yang menargetkan fasilitas militer AS dan mengklaim telah menembak jatuh sebuah drone MQ-9 Reaper AS.
AdKetidakpastian geopolitik ini berdampak langsung pada pasar komoditas. Harga minyak mentah melonjak tajam karena kekhawatiran gangguan pasokan, dengan minyak mentah Brent naik 7,4% menjadi $79,69 per barel dan WTI naik 7% menjadi $75,35. Sebaliknya, harga emas berjangka turun 2,6% karena investor beralih ke aset berisiko yang didorong oleh kenaikan harga minyak.