Story

Margin Kilang Diesel Eropa Melonjak di Tengah Gangguan Pasokan yang Memburuk

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 18, 20261 min read
Margin Kilang Diesel Eropa Melonjak di Tengah Gangguan Pasokan yang Memburuk

Summary

Margin keuntungan penyulingan diesel di Eropa melonjak mendekati rekor tertinggi karena gangguan pasokan yang terus-menerus dan meningkatnya ketegangan geopolitik, yang memperketat pasar produk minyak olahan.

Text size
Background

Margin keuntungan penyulingan (refining margin) untuk diesel di Eropa melonjak secara signifikan pada hari Senin, mendekati level tertinggi dalam sejarah, karena gangguan pasokan yang berkelanjutan semakin memperketat kondisi pasar.

Kenaikan Tajam Margin Kilang

Premi futures gasoil rendah sulfur terhadap futures minyak mentah Brent, sebuah proksi utama untuk profitabilitas kilang diesel, tercatat sebesar $75 per barel pada pukul 16:18 GMT, menurut data pasar. Meskipun angka ini turun $3,86 dari penutupan hari perdagangan sebelumnya, tren secara keseluruhan menunjukkan margin yang berada di dekat level rekor di tengah kekhawatiran pasokan.

Kenaikan margin yang kuat ini, juga dikenal sebagai *crack spread*, mengindikasikan permintaan yang solid dan pasokan yang terbatas untuk bahan bakar distilat menengah, yang sangat penting untuk sektor transportasi dan industri.

Ketegangan Geopolitik Menjadi Pemicu

Sejumlah faktor geopolitik menjadi pendorong utama di balik pengetatan pasar diesel saat ini, yang meningkatkan risiko bagi investor dan konsumen.

Perlambatan Pelayaran di Selat Hormuz

Sample IUX Markets – In-articleAd

Data dari lembaga pelacakan kapal Kpler menunjukkan perlambatan tajam lalu lintas kapal tanker di Selat Hormuz selama akhir pekan. Menurut Kpler, faktor-faktor berikut berkontribusi pada situasi ini:

  • Hanya 5 kapal tanker yang melewati selat tersebut pada hari Sabtu.
  • Tidak ada satu pun kapal yang tercatat melintas pada hari Minggu.
  • Angka ini sangat kontras dengan 31 kapal yang melintas pada akhir pekan sebelumnya.

Perlambatan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, termasuk serangan terhadap kapal tanker dan mandeknya negosiasi antara AS dan Iran, yang menambah premi risiko pada rute pelayaran penting ini.

Potensi Sanksi Baru

Analis dari TP ICAP, Scott Shelton, menyoroti bahwa potensi sanksi baru AS terhadap Tiongkok dapat memperburuk krisis pasokan diesel. Shelton menyatakan bahwa sanksi tersebut, yang dirancang untuk mengurangi impor minyak Rusia oleh India, dapat semakin membatasi ketersediaan diesel di pasar global.

Back to latest news

LATEST