Story

Margin Laba Solar Eropa Capai Rekor Tertinggi di Tengah Masalah Kilang Rusia

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 1, 20261 min read
Margin Laba Solar Eropa Capai Rekor Tertinggi di Tengah Masalah Kilang Rusia

Summary

Margin laba solar di Eropa melonjak ke rekor tertinggi pada hari Senin, didorong oleh kekhawatiran pasokan setelah serangan drone terhadap kilang minyak di Rusia dan peningkatan tajam permintaan impor.

Text size
Background

Margin keuntungan untuk pemrosesan solar di Eropa melonjak ke rekor tertinggi pada hari Senin, menggarisbawahi kondisi pasar yang sangat ketat akibat gangguan pasokan dan permintaan yang kuat. Premium kontrak berjangka solar rendah sulfur terhadap minyak mentah Brent mencapai $78,36 per barel, naik $5,49 atau sekitar 7,5% dari penutupan sesi sebelumnya.

Gangguan Pasokan Mendorong Kenaikan

Pemicu utama di balik lonjakan margin ini adalah kekhawatiran pasokan yang meningkat setelah sebuah kilang minyak di wilayah Yaroslavl, Rusia, dilaporkan menjadi sasaran serangan drone. Menurut dua sumber industri, kilang Slavneft-Yaroslavnefteorgsintez menangguhkan operasi pada dua dari tiga unit distilasi minyak mentahnya setelah insiden pada 28 Agustus tersebut.

Gangguan operasional ini secara efektif mengurangi pasokan produk minyak olahan dari salah satu produsen utama, yang dampaknya langsung terasa di pasar Eropa. Ketidakpastian mengenai durasi penghentian operasi ini menambah tekanan ke atas pada harga solar.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Peningkatan Impor dan Pergeseran Perdagangan

Di sisi permintaan, data dari Kpler menunjukkan bahwa impor solar dan gasoil ke Uni Eropa-27 dan Inggris diperkirakan akan mencapai rata-rata 732.000 barel per hari (bph) pada bulan Agustus. Angka ini merupakan peningkatan tajam dari 466.000 bph pada bulan Juli dan menjadi level tertinggi sejak Mei tahun ini.

Pasar juga menyaksikan pergeseran arus perdagangan global. Ekspor solar dari Asia ke Afrika diperkirakan akan mencapai level tertinggi dalam setidaknya empat setengah tahun, karena pembeli di Afrika mencari sumber alternatif di tengah berkurangnya pasokan dari Timur Tengah. Aktivitas pasar yang sibuk juga tercermin dari transaksi di mana Vitol menjual kargo solar ultra-rendah sulfur kepada Aramco untuk pengapalan di Mediterania.

Back to latest news

LATEST