Story

Harga Gandum Euronext Melonjak 4% di Tengah Kekhawatiran Gangguan Ekspor Rusia

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20261 min read
Harga Gandum Euronext Melonjak 4% di Tengah Kekhawatiran Gangguan Ekspor Rusia
Text size
Background

Harga gandum di bursa Euronext melonjak tajam pada hari Jumat, mencapai level tertinggi dalam enam pekan di tengah spekulasi pasar mengenai potensi gangguan ekspor dari Rusia, pemasok gandum terbesar di dunia. Ketidakpastian ini dipicu oleh meningkatnya ketegangan geopolitik di Laut Azov, jalur pelayaran penting yang terhubung ke Laut Hitam.

Kenaikan Harga di Pasar Berjangka

Kontrak gandum giling (milling wheat) untuk pengiriman September di bursa Euronext yang berbasis di Paris diperdagangkan naik 4,3% menjadi €213,75 ($244,21) per metrik ton pada pukul 14:34 GMT. Menurut data Investing.com, angka ini menandai level tertinggi sejak 26 Mei.

Kenaikan harga ini tidak terbatas di Eropa. Pasar komoditas di Amerika Serikat juga menunjukkan tren serupa, di mana harga gandum di Chicago Board of Trade (CBOT) juga turut naik ke level puncak dalam enam pekan terakhir.

Pemicu dari Ketegangan Laut Azov

Sample IUX Markets – In-articleAd

Kekhawatiran pasar berpusat pada kemungkinan penutupan Laut Azov untuk semua operasi pelayaran oleh Rusia. Para pedagang pasar melaporkan adanya diskusi mengenai skenario ini, yang jika terjadi, akan secara signifikan menghambat arus ekspor gandum Rusia.

Spekulasi ini menguat setelah Ukraina dilaporkan menyerang beberapa kapal tanker Rusia di wilayah tersebut. Meskipun serangan Ukraina sejauh ini menargetkan instalasi energi dan kargo terkait, bukan aset biji-bijian Rusia, eskalasi konflik telah meningkatkan premi risiko di pasar komoditas.

Implikasi bagi Investor

Bagi investor dan pelaku pasar, situasi ini menggarisbawahi sensitivitas harga komoditas global terhadap risiko geopolitik. Setiap gangguan berkelanjutan pada rute ekspor utama Rusia dapat memperketat pasokan gandum global, yang berpotensi mendorong harga lebih tinggi dalam jangka pendek hingga menengah. Pelaku pasar akan terus memantau dengan cermat setiap perkembangan di Laut Azov dan respons dari Rusia.

Back to latest news

LATEST