Story

Saham Enova Jatuh Usai Batalkan Rencana Akuisisi Grasshopper Akibat Hambatan Regulasi

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 14, 20261 min read
Saham Enova Jatuh Usai Batalkan Rencana Akuisisi Grasshopper Akibat Hambatan Regulasi

Summary

Saham Enova International anjlok setelah perusahaan jasa keuangan ini menarik tawaran akuisisinya untuk Grasshopper Bancorp, dengan alasan tantangan dan ketidakpastian dalam proses persetujuan regulator.

Text size
Background

Saham Enova International (NYSE:ENVA) turun 3,9% dalam perdagangan after-hours pada hari Senin setelah perusahaan mengumumkan pembatalan rencana akuisisi Grasshopper Bancorp. Perusahaan jasa keuangan yang berbasis di Chicago ini menyebut tantangan dalam proses persetujuan regulator sebagai alasan utama di balik keputusan tersebut.

Pembatalan Aplikasi Akuisisi

Enova secara resmi telah menarik permohonan yang diajukan kepada Office of the Comptroller of the Currency (OCC) dan Board of Governors of the Federal Reserve System terkait usulan akuisisi tersebut. CEO Steve Cunningham menyatakan bahwa regulator tidak memiliki standar yang jelas bagi perusahaan non-bank yang ingin menjadi bank dan melayani nasabah yang kebutuhannya sebagian besar dipenuhi di luar sistem perbankan tradisional.

"Setelah evaluasi menyeluruh, kami yakin bahwa menarik permohonan kami adalah keputusan terbaik untuk Enova dan para pemegang saham kami," kata Cunningham dalam sebuah pernyataan. Ia menambahkan bahwa pertumbuhan dan kesuksesan perusahaan di masa depan tidak bergantung pada status menjadi bank.

Prospek Keuangan Tetap Solid

Meskipun membatalkan akuisisi, Enova menegaskan kembali panduan keuangan untuk kuartal ketiga dan setahun penuh 2026, menunjukkan kepercayaan diri terhadap kinerja bisnis intinya. Proyeksi perusahaan tetap tidak berubah:

Sample IUX Markets – In-articleAd
  • Kuartal Ketiga 2026: Pertumbuhan pendapatan sekitar 25% dan pertumbuhan laba per saham (EPS) yang disesuaikan sekitar 30% secara tahunan (YoY).
  • Setahun Penuh 2026: Pertumbuhan pendapatan antara 20% hingga 25% dan pertumbuhan EPS yang disesuaikan antara 30% hingga 35% YoY.

Fokus pada Pembelian Kembali Saham

Menyusul keputusan ini, CFO Scott Cornelis mengindikasikan bahwa perusahaan bermaksud untuk mempercepat aktivitas pembelian kembali saham (share repurchase) selama sisa tahun 2026. Langkah ini didukung oleh kinerja keuangan yang kuat, neraca yang fleksibel, dan posisi likuiditas yang solid.

Per 30 Juni 2026, Enova memiliki dana sebesar $218 juta yang tersedia untuk pembelian kembali saham di bawah perjanjian surat utang seniornya. Selain itu, perusahaan memiliki otorisasi dari dewan direksi sebesar $349 juta yang berlaku hingga 30 Juni 2027.

Back to latest news

LATEST