Story

CEO Energean: Aset di Inggris Lebih Bernilai bagi Pemilik Lain

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 9, 20262 min read
CEO Energean: Aset di Inggris Lebih Bernilai bagi Pemilik Lain
Text size
Background

CEO Energean, Mathios Rigas, menyatakan bahwa aset perusahaan energi yang terdaftar di London tersebut di Inggris akan lebih baik jika dimiliki oleh pihak lain. Pernyataan ini menyoroti potensi divestasi aset yang disertai dengan kerugian pajak yang signifikan.

Aset dengan Kerugian Pajak Strategis

Energean memegang saham di beberapa lapangan tua di Laut Utara Inggris yang memproduksi sekitar 1.000 barel setara minyak per hari. Menurut presentasi perusahaan, aset-aset ini membawa kerugian pajak sebesar £715 juta ($968 juta).

Menurut Rigas, pemilik baru dengan skala produksi yang lebih besar di wilayah tersebut dapat memanfaatkan kerugian pajak ini untuk mengurangi tagihan pajak mereka sendiri. Hal ini menjadikan aset tersebut secara strategis lebih berharga bagi pembeli potensial dibandingkan bagi Energean. Meski demikian, Rigas mengonfirmasi kepada Reuters bahwa saat ini tidak ada diskusi aktif mengenai penjualan aset tersebut.

Pergeseran Fokus ke Ekspansi Global

Sinyal divestasi ini sejalan dengan strategi Energean untuk berekspansi di wilayah lain di luar Inggris. Perusahaan secara aktif mengalihkan fokus dan sumber dayanya ke proyek-proyek dengan potensi pertumbuhan yang lebih tinggi.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Beberapa inisiatif ekspansi yang sedang berjalan antara lain:

  • Israel: Tim perusahaan sedang berupaya untuk membuka potensi minyak tambahan di lepas pantai dan mencari lebih banyak wilayah konsesi dalam putaran lisensi negara tersebut.
  • Mesir: Energean sedang mencari mitra untuk melakukan pengeboran eksplorasi di dekat ladang Abu Qir.
  • Afrika Barat: Perusahaan melihat peluang di Angola, dengan syarat Energean menjadi operator atau bermitra dengan perusahaan yang memiliki kapabilitas operasional setara atau lebih tinggi, serta menjajaki peluang di negara-negara Afrika Barat lainnya.

Konteks Pasar dan Sengketa Hukum

Komentar Rigas muncul di tengah berita bahwa BP juga sedang mencari pembeli untuk portofolio asetnya di Laut Utara Inggris, yang berpotensi menciptakan pasar bagi perusahaan yang tertarik pada aset dengan kerugian pajak. Selain itu, Rigas menyebutkan bahwa sidang arbitrase terkait sengketa Energean dengan ENI mengenai lapangan Cassiopeia diperkirakan akan dimulai pada paruh pertama tahun 2027.

Back to latest news

LATEST