Story

EIA Naikkan Proyeksi Produksi Minyak Global Pasca Pembukaan Kembali Selat Hormuz

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 8, 20261 min read
EIA Naikkan Proyeksi Produksi Minyak Global Pasca Pembukaan Kembali Selat Hormuz

Summary

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) menaikkan proyeksi produksi minyak global menyusul dibukanya kembali Selat Hormuz. Langkah ini diperkirakan akan memulihkan arus perdagangan dan menekan harga minyak mentah serta bensin eceran.

Text size
Background

Administrasi Informasi Energi AS (EIA) pada hari Selasa merevisi naik perkiraan produksi minyak global. Perubahan ini dilakukan setelah tercapainya kesepakatan antara Amerika Serikat dan Iran pada 18 Juni yang berujung pada dibukanya kembali Selat Hormuz.

Lembaga tersebut kini memproyeksikan produksi minyak mentah dan arus perdagangan di seluruh dunia akan pulih mendekati level sebelum konflik pada akhir tahun ini. Sebagian besar produksi yang sebelumnya dihentikan diperkirakan akan kembali beroperasi pada kuartal pertama tahun 2027.

Dampak dari perkembangan ini terlihat pada harga minyak. Harga spot minyak mentah Brent rata-rata berada di angka $85 per barel pada bulan Juni, turun dari puncaknya pada April 2026. EIA memperkirakan harga Brent akan turun menjadi rata-rata $74 per barel pada kuartal ketiga 2026, dan terus menurun hingga rata-rata $65 per barel pada tahun 2027 seiring dengan meningkatnya persediaan minyak.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Penurunan harga minyak mentah ini juga diproyeksikan akan berdampak pada harga bensin eceran di AS. EIA memperkirakan harga akan turun menjadi $3,80 per galon pada kuartal ketiga 2026 dan sekitar $3,40 per galon pada kuartal keempat. Untuk tahun 2027, rata-rata tahunan diperkirakan akan turun di bawah $3,10 per galon.

Back to latest news

LATEST