Story
Awak Kabin EasyJet Portugal Akan Mogok Kerja pada Oktober dan Desember

Awak kabin maskapai berbiaya rendah EasyJet di Portugal telah menyetujui rencana untuk melakukan aksi mogok kerja selama dua periode terpisah pada bulan Oktober dan Desember. Langkah ini berpotensi menyebabkan gangguan signifikan terhadap operasi maskapai selama periode perjalanan yang sibuk.
Detail Aksi Mogok
Menurut juru bicara serikat pekerja SNPVAC, aksi mogok kerja akan dilaksanakan dalam dua tahap. Tahap pertama dijadwalkan berlangsung dari 2 hingga 6 Oktober, sementara tahap kedua akan digelar dari 19 hingga 23 Desember, bertepatan dengan musim perjalanan Natal yang padat.
Serikat pekerja memperkirakan bahwa pemogokan pertama di bulan Oktober dapat mengganggu sekitar 500 penerbangan EasyJet yang dijadwalkan di bandara Lisbon, Porto, dan Faro. Angka ini belum termasuk penerbangan dengan layanan minimum yang mungkin akan ditentukan oleh otoritas setempat.
Latar Belakang Tuntutan Serikat Pekerja
SNPVAC menyatakan bahwa keputusan untuk mogok kerja diambil karena kondisi kerja bagi awak kabin yang berbasis di Portugal terus memburuk. Menurut serikat pekerja, pihak maskapai telah gagal mengatasi kekhawatiran yang telah berulang kali disuarakan.
AdBeberapa isu utama yang menjadi pemicu aksi ini antara lain:
- Jadwal kerja yang tidak stabil
- Pelanggaran terhadap perjanjian perusahaan
- Perlakuan diskriminatif dibandingkan dengan pilot
- Kegagalan dalam perencanaan operasional
- Tekanan untuk bekerja lembur guna menutupi kekurangan staf
Potensi Dampak Operasional
Aksi mogok ini berisiko menimbulkan gangguan operasional yang signifikan bagi EasyJet, terutama pada periode kedua di bulan Desember. Waktu tersebut merupakan salah satu puncak musim perjalanan, di mana maskapai biasanya mengoperasikan jadwal penerbangan yang lebih padat.
Bagi investor dan pasar, gangguan ini dapat berdampak pada pendapatan kuartal keempat maskapai, tergantung pada sejauh mana penerbangan dibatalkan dan biaya yang timbul untuk mengakomodasi penumpang yang terkena dampak. Wisatawan yang telah memesan tiket pada tanggal-tanggal tersebut disarankan untuk memantau pengumuman lebih lanjut dari maskapai.