Story
Saham Vita Coco dan Domo Melonjak, Mobileye Jatuh di Tengah Rilis Kinerja

Sejumlah saham menunjukkan pergerakan signifikan dalam perdagangan pra-pembukaan di bursa AS pada hari Kamis, didorong oleh rilis laporan kinerja kuartalan dan pengumuman strategis perusahaan. Saham Vita Coco dan Domo memimpin penguatan, sementara Mobileye menghadapi tekanan jual meskipun melaporkan kinerja yang solid.
Kinerja Emiten Pendorong Utama
Saham The Vita Coco Company (COCO) melonjak 8,8% setelah produsen air kelapa tersebut melaporkan hasil kuartal kedua yang jauh melampaui ekspektasi Wall Street. Laporan tersebut menyoroti fundamental bisnis yang kuat.
- Penjualan bersih naik 28% secara tahunan menjadi $216 juta.
- EBITDA yang disesuaikan melesat menjadi $67 juta, jauh di atas perkiraan analis sekitar $45 juta.
- Marjin laba kotor berekspansi menjadi 49% dari 36% pada tahun sebelumnya, mengindikasikan kekuatan harga dan efisiensi operasional yang lebih baik.
Sementara itu, saham Domo (DOMO) meroket 21% menyusul pengumuman bahwa Progress Software akan mengakuisisi hampir seluruh aset dan sebagian liabilitasnya senilai $400 juta secara tunai. Investor menyambut baik premi akuisisi yang ditawarkan dalam kesepakatan tersebut.
Sentimen Negatif Menekan Saham Teknologi
AdBerbeda dengan sentimen positif tersebut, saham Mobileye (MBLY) jatuh 4,4%. Penurunan ini terjadi setelah perusahaan teknologi pengemudi otonom itu mengumumkan bahwa pendiri sekaligus CEO, Amnon Shashua, berencana untuk mengundurkan diri setelah penggantinya ditunjuk.
Berita transisi kepemimpinan ini membayangi laporan kinerja yang sebenarnya positif. Mobileye melaporkan laba per saham yang disesuaikan sebesar $0,19, jauh melampaui ekspektasi $0,06. Perusahaan juga menaikkan proyeksi pendapatan setahun penuhnya, namun investor lebih fokus pada ketidakpastian seputar suksesi pimpinan.
Pergerakan Saham Lainnya
Di antara penggerak pasar lainnya, saham Hut 8 (HUT) naik 6,0% setelah Morgan Stanley memulai liputan terhadap perusahaan infrastruktur AI tersebut dengan peringkat "Overweight" dan target harga $263. Sebaliknya, saham Dow Inc. (DOW) tergelincir 2,8% meskipun melaporkan hasil kuartal kedua yang lebih baik dari perkiraan, menunjukkan bahwa investor mungkin mencari katalis pertumbuhan yang lebih kuat ke depan.