Story

Dolar AS Tertahan Dekat Level Terendah 6 Minggu di Tengah Kemajuan Diplomatik Timur Tengah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 5, 20262 min read
Dolar AS Tertahan Dekat Level Terendah 6 Minggu di Tengah Kemajuan Diplomatik Timur Tengah
Text size
Background

Dolar Amerika Serikat bergerak stabil di dekat level terendah dalam enam minggu pada perdagangan hari Selasa, karena kemajuan dalam perundingan diplomatik di Timur Tengah membatasi volatilitas di pasar valuta asing. Namun, pelemahan dolar tertahan oleh ekspektasi bahwa Federal Reserve akan mempertahankan sikap kebijakan yang ketat (hawkish).

Menurut laporan Investing.com, Indeks Dolar Spot sedikit melemah 0,15% menjadi 99,58. Pergerakan mata uang utama seperti euro, poundsterling Inggris, dan yen Jepang relatif datar terhadap dolar, menandakan aktivitas perdagangan yang tenang secara global.

Sentimen Membaik Berkat Diplomasi Timur Tengah

Selera risiko pasar mendapat dukungan setelah muncul laporan bahwa mediator dari Qatar dan pejabat AS telah menyusun proposal sementara untuk meredakan konflik AS-Iran. Kesepakatan ini juga bertujuan untuk memastikan kelancaran pelayaran di Selat Hormuz yang strategis.

Perkembangan diplomatik ini mendorong harga minyak mentah internasional turun untuk hari ketiga berturut-turut. Hal ini menjadi sentimen positif yang signifikan bagi negara-negara pengimpor energi di Eropa dan Asia, sehingga mengurangi permintaan terhadap dolar sebagai aset *safe-haven*.

Ekspektasi Fed Batasi Pelemahan Dolar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Meski demikian, ruang bagi pelemahan dolar tetap terbatas. Ketahanan fundamental ekonomi AS, ditambah dengan kekhawatiran pasar bahwa The Fed mungkin akan kembali menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin dalam pertemuan kebijakannya pada 16 September, memberikan penopang bagi Greenback.

Pelaku pasar kini menantikan rilis data ekonomi penting dari AS, termasuk laporan pekerjaan swasta ADP pada hari Rabu dan data Non-Farm Payrolls (NFP) pada hari Jumat. Data-data ini akan menjadi acuan untuk melihat apakah pasar tenaga kerja telah cukup mendingin untuk mencegah The Fed melakukan kenaikan suku bunga lebih lanjut pada musim gugur ini.

Pergerakan Mata Uang Lainnya

Di pasar lain, yen Jepang sedikit melemah 0,15% terhadap dolar ke level 157,5, namun masih mempertahankan sebagian besar kenaikannya pasca-intervensi gabungan bersejarah oleh otoritas Jepang dan AS minggu lalu. Dukungan untuk yen datang dari pernyataan Menteri Keuangan AS Scott Bessent kepada CNBC, yang menegaskan bahwa Washington akan "melakukan apa pun yang diperlukan" untuk mendukung stabilitas mata uang Jepang.

Sementara itu, rupee India tetap stabil setelah Reserve Bank of India (RBI) mempertahankan suku bunga acuan di level 5,25%. Meskipun bank sentral menyoroti ketidakpastian global dan inflasi pangan yang tinggi, RBI menaikkan proyeksi pertumbuhan PDB untuk tahun fiskal 2026-2027 menjadi 6,7%, dengan mencatat bahwa penurunan harga minyak global membantu mengurangi tekanan eksternal.

Back to latest news

LATEST