Story
DocMorris Catat Pertumbuhan Pendapatan Kuat di Kuartal II Berkat Lonjakan Permintaan Obat Resep

Summary
Perusahaan farmasi online asal Swiss, DocMorris, melaporkan pertumbuhan pendapatan dua digit pada kuartal kedua, didorong oleh lonjakan penjualan obat resep di Jerman dan ekspansi pesat pada layanan digital.
Grup farmasi online dan telemedisin asal Swiss, DocMorris (SIX:DOCM), melaporkan pertumbuhan pendapatan yang kuat pada kuartal kedua tahun 2026. Kinerja ini didorong oleh lonjakan penjualan obat resep dan ekspansi pesat dalam bisnis layanan digitalnya, yang menempatkan perusahaan di jalur yang tepat untuk mencapai profitabilitas.
Kinerja Keuangan Kuartal II
Menurut laporan yang dirilis pada hari Rabu, pendapatan eksternal DocMorris naik 15,2% dalam mata uang lokal menjadi 309,7 juta franc Swiss ($383 juta) pada periode April-Juni. Sementara itu, pendapatan yang dilaporkan meningkat 16,1% menjadi 295,4 juta franc Swiss.
Pendorong utama pertumbuhan ini adalah pasar Jerman. Di sana, pendapatan eksternal dari obat resep (Rx) melonjak 45,8%, menunjukkan percepatan dari kuartal pertama. Selain itu, segmen Layanan Digital, yang mencakup TeleClinic dan bisnis marketplace, mencatat pertumbuhan signifikan sebesar 80% menjadi 13,9 juta franc Swiss.
Pertumbuhan Pelanggan dan Proyeksi Laba
Kinerja penjualan yang solid ini didukung oleh peningkatan basis pelanggan aktif perusahaan. DocMorris menyatakan telah menambah 1,1 juta pelanggan baru dibandingkan tahun sebelumnya, sehingga total pelanggan aktif mencapai 12,9 juta.
AdPerusahaan menegaskan bahwa percepatan pertumbuhan di segmen obat resep membuat DocMorris "sepenuhnya berada di jalur yang tepat" untuk mencapai titik impas pada tingkat EBITDA (laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi) selama tahun 2026.
Prospek dan Strategi ke Depan
DocMorris berencana untuk memperbarui panduan setahun penuh 2026 bersamaan dengan rilis hasil semester pertama pada 19 Agustus. Pembaruan ini akan memasukkan dampak positif dari kinerja perdagangan paruh pertama dan strategi "AI-First" yang baru diumumkan.
Strategi yang berfokus pada kecerdasan buatan ini ditargetkan untuk menghasilkan penghematan biaya tahunan setidaknya sebesar 15 juta franc Swiss, yang diharapkan dapat lebih memperkuat fundamental keuangan perusahaan ke depan.