Story
Saham Coats Melonjak Berkat Kinerja Solid dan Prospek Stabil di Semester I 2026

Summary
Saham Coats (COA) menguat tajam setelah perusahaan melaporkan pertumbuhan pendapatan 19% pada paruh pertama 2026, didorong oleh akuisisi, serta mempertahankan prospek setahun penuh yang menandakan kepercayaan diri manajemen.
Saham Coats (COA) melonjak 4,5% menjadi 81p setelah perusahaan merilis laporan keuangan interim semester pertama 2026. Laporan tersebut menunjukkan kinerja yang solid, melampaui ekspektasi di tengah lingkungan permintaan yang masih lesu, yang memicu minat beli investor secara signifikan.
Rincian Kinerja Keuangan
Menurut laporan yang dirilis, pendapatan Coats untuk periode enam bulan mencapai $837 juta, naik 19% secara tahunan (YoY). Pertumbuhan ini sebagian besar disumbang oleh akuisisi komponen alas kaki OrthoLite yang diselesaikan pada pertengahan 2025.
- Pertumbuhan Organik: Tercatat sebesar 1%, yang mengindikasikan bisnis inti yang stabil meskipun menghadapi permintaan pasar yang belum sepenuhnya pulih.
- Profitabilitas: Margin EBIT yang disesuaikan (adjusted EBIT margin) tetap kuat di level 19,8%. Angka ini menunjukkan keberhasilan manajemen dalam menerapkan disiplin biaya untuk mengimbangi peningkatan investasi pada inisiatif pertumbuhan dan teknologi.
- Laba per Saham: Laba per saham dasar yang disesuaikan (Adjusted basic EPS) turun tipis 6% YoY. Pasar tampaknya dapat menerima penurunan ini mengingat konteks peningkatan belanja strategis perusahaan.
AdProspek dan Reaksi Pasar
Manajemen Coats mengonfirmasi bahwa ekspektasi untuk setahun penuh tetap tidak berubah. Pernyataan ini menjadi sinyal kepercayaan diri terhadap prospek bisnis ke depan dan membantu mempertahankan momentum beli sepanjang sesi perdagangan.
Kombinasi dari pendapatan yang melampaui ekspektasi, ketahanan margin, dan prospek yang stabil mendorong penilaian ulang (re-rating) saham oleh investor. Meskipun saham bergerak menuju batas atas rentang hariannya di 84,15p, harganya masih berada di bawah level tertinggi 52 minggu di 97,2p, yang mengindikasikan adanya ruang untuk pemulihan lebih lanjut jika eksekusi perusahaan terus sejalan dengan panduan.