Story
Startup AI MiniMax Raih Pendanaan US$2 Miliar untuk Kejar AGI

Startup kecerdasan buatan (AI) asal Tiongkok, MiniMax Group, telah berhasil menutup putaran pendanaan baru senilai US$2 miliar. Langkah strategis ini bertujuan untuk mempercepat pengembangan infrastruktur dan penelitian model AI dalam upaya mencapai *artificial general intelligence* (AGI).
Rincian Pendanaan dan Alokasi
Dalam keterbukaan informasi di bursa, MiniMax menyatakan akan menghimpun dana sekitar HK$16 miliar (sekitar US$2 miliar) melalui penempatan saham dan penawaran obligasi konversi tanpa kupon. Perusahaan berencana mengalokasikan sekitar 80% dari dana yang terkumpul untuk memperluas infrastruktur AI serta riset dan pengembangan (R&D) model.
Sisa dana akan digunakan untuk ekspansi global dan pengembangan produk agen AI perusahaan yang disebut "Harness". Kebutuhan pendanaan ini didorong oleh lonjakan permintaan yang signifikan, di mana basis pelanggan perusahaan dan pengembang tumbuh dari 200.000 pada akhir 2025 menjadi lebih dari 1 juta pada akhir Juni, sementara produk konsumennya telah menjangkau sekitar 300 juta pengguna global.
Komitmen Jangka Panjang CEO
Seiring dengan pengumuman pendanaan, Head of Developer Relations MiniMax, Ryan Lee, melalui sebuah postingan di X, mengungkapkan tiga komitmen jangka panjang dari CEO perusahaan, IO. Komitmen ini dirancang untuk menyelaraskan kepentingan para pemangku kepentingan dengan visi jangka panjang perusahaan untuk mencapai AGI.
AdKomitmen tersebut meliputi:
- CEO tidak akan mengambil gaji hingga perusahaan berhasil mencapai AGI.
- Mengalokasikan saham setara 4% dari total ekuitas MiniMax dari kepemilikan pribadinya selama empat tahun ke depan untuk memberi penghargaan kepada karyawan jangka panjang.
- Mendedikasikan tambahan 1% ekuitas untuk mendukung komunitas *open-source*.
Implikasi bagi Industri AI
Pendanaan dalam jumlah besar ini menggarisbawahi persaingan yang semakin ketat dan minat investor yang tinggi di sektor AI, khususnya di Tiongkok. Komitmen kuat dari pimpinan MiniMax, ditambah dengan suntikan modal segar, menempatkan perusahaan dalam posisi yang lebih kuat untuk bersaing dalam perlombaan global menuju pengembangan AGI. Bagi investor, langkah ini menandakan visi jangka panjang dan keyakinan perusahaan terhadap peta jalan teknologinya.