Story

Kelangkaan Bahan Baku Tekan Produksi Tembaga China untuk Bulan Kedua

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 12, 20261 min read
Kelangkaan Bahan Baku Tekan Produksi Tembaga China untuk Bulan Kedua

Summary

Produksi tembaga olahan China diperkirakan akan turun pada bulan Agustus untuk bulan kedua berturut-turut di tengah kelangkaan bahan baku, menurut proyeksi dari lembaga riset Antaike. Penurunan ini dapat berdampak pada pasokan global mengingat posisi China sebagai produsen utama.

Text size
Background

Produksi tembaga olahan China diproyeksikan turun pada bulan Agustus untuk bulan kedua berturut-turut, sebuah perkembangan yang dipicu oleh kelangkaan pasokan bahan baku. Laporan ini dirilis oleh lembaga riset yang didukung pemerintah, Antaike, pada hari Rabu.

Rincian Proyeksi Produksi

Menurut Antaike, output dari perusahaan-perusahaan yang disurvei diperkirakan akan mencapai 1,05 juta metrik ton pada bulan Agustus. Perusahaan-perusahaan ini mewakili 81,97% dari total kapasitas produksi tembaga di China.

Angka proyeksi tersebut menunjukkan penurunan sebesar 2,83% dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya (year-on-year). Tren penurunan ini mengikuti data bulan Juli, di mana produksi diperkirakan telah turun 3,18% secara tahunan menjadi sekitar 1,05 juta ton. Angka realisasi Juli ini juga lebih rendah dari perkiraan awal sebesar 1,07 juta ton.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Konteks dan Implikasi Pasar

Penyebab utama di balik penurunan produksi ini adalah kelangkaan bahan baku yang terus berlanjut. Kondisi ini telah memaksa pabrik-pabrik peleburan (smelter) untuk mengurangi tingkat utilisasi kapasitas mereka.

Tembaga adalah logam industri krusial yang digunakan secara luas di sektor kelistrikan, konstruksi, dan manufaktur. Penurunan output dari produsen terbesar di dunia ini berpotensi memperketat pasokan di pasar global dan dapat memengaruhi harga komoditas.

Back to latest news

LATEST