Story

Harga Futures Canola Anjlok Terdampak Harapan Damai di Timur Tengah

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 27, 20261 min read
Harga Futures Canola Anjlok Terdampak Harapan Damai di Timur Tengah

Summary

Kontrak berjangka canola ICE anjlok tajam pada hari Senin, tertekan oleh penurunan signifikan harga minyak mentah menyusul meredanya ketegangan geopolitik di Timur Tengah.

Text size
Background

Harga kontrak berjangka (futures) canola di bursa ICE ditutup anjlok tajam pada hari Senin, seiring meredanya ketegangan di Timur Tengah yang memicu harapan gencatan senjata. Sentimen ini menekan harga minyak mentah, yang kemudian berdampak negatif pada pasar minyak nabati.

Menurut data pasar, kontrak canola untuk bulan November anjlok $33,70 dan ditutup pada level $791,20 per ton.

Runtuhnya Harga Minyak Menjadi Pemicu Utama

Penurunan harga canola sangat dipengaruhi oleh anjloknya harga minyak mentah Brent. Laporan dari Investing.com menyebutkan bahwa penghentian serangan AS terhadap Iran telah meredakan kekhawatiran geopolitik yang sebelumnya menopang pasar energi.

Harga minyak mentah yang lebih rendah mengurangi daya tarik ekonomi minyak nabati, seperti minyak canola, sebagai bahan baku untuk biofuel. Hal ini menciptakan tekanan jual yang luas di seluruh kompleks minyak nabati.

Kondisi Tanaman dan Pasar Terkait

Sample IUX Markets – In-articleAd

Di sisi penawaran, kondisi fundamental memberikan gambaran yang beragam. Prospek panen rapeseed di Eropa diperkirakan menurun akibat gelombang panas yang merusak hasil panen. Namun, faktor ini tertutupi oleh kondisi yang lebih positif di Kanada.

Tanaman di padang rumput Kanada, area utama penanaman canola, dilaporkan dalam kondisi baik. Suhu diperkirakan tidak akan mencapai level ekstrem di atas 31 derajat Celcius yang dapat membahayakan potensi hasil panen. Prospek pasokan yang solid dari Kanada ini menambah sentimen bearish di pasar.

Tekanan jual juga terlihat di pasar komoditas terkait lainnya:

  • Minyak kedelai (soyoil) di Chicago turun 3,37%
  • Biji kedelai (soybeans) turun 3,17%
  • Futures rapeseed di Euronext melemah 2,59%
Back to latest news

LATEST