Story

Dolar Kanada Menguat Didukung Lonjakan Harga Minyak di Tengah Ketegangan Iran

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 12, 20262 min read
Dolar Kanada Menguat Didukung Lonjakan Harga Minyak di Tengah Ketegangan Iran

Summary

Dolar Kanada terapresiasi terhadap dolar AS setelah harga minyak mentah melonjak signifikan akibat meningkatnya ketegangan geopolitik. Kenaikan ini juga didukung oleh ekspektasi pasar yang lebih tinggi terhadap kenaikan suku bunga oleh Bank of Canada.

Text size
Background

Dolar Kanada (CAD), atau yang dikenal sebagai *loonie*, menguat terhadap dolar AS pada hari Rabu, didorong oleh lonjakan tajam harga minyak mentah di tengah eskalasi ketegangan geopolitik AS-Iran. Mata uang komoditas ini juga mendapat dukungan dari meningkatnya ekspektasi pasar akan kenaikan suku bunga oleh Bank of Canada (BoC) tahun ini.

Menurut data pasar, *loonie* diperdagangkan 0,2% lebih tinggi pada level 1,4170 per dolar AS, atau setara 70,57 sen AS. Sepanjang sesi, mata uang ini bergerak dalam rentang 1,4156 hingga 1,4210.

Harga Minyak Jadi Katalis Utama

Penguatan dolar Kanada sangat terkait dengan pergerakan harga minyak, yang merupakan salah satu ekspor utama negara tersebut. Harga minyak mentah dilaporkan melonjak 5,2% menjadi $74,10 per barel.

Kenaikan harga ini dipicu oleh pernyataan Presiden AS Donald Trump yang mengindikasikan bahwa perjanjian sementara untuk mengakhiri perang dengan Iran telah "berakhir". Pernyataan tersebut meningkatkan kekhawatiran pasar akan potensi serangan baru dari AS, yang dapat mengganggu pasokan minyak global dari Timur Tengah.

Ekspektasi Suku Bunga dan Sentimen Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Selain faktor minyak, penguatan CAD juga ditopang oleh perubahan ekspektasi kebijakan moneter. Data dari pasar swap menunjukkan bahwa investor kini melihat probabilitas sekitar 60% bahwa Bank of Canada akan menaikkan suku bunga acuannya tahun ini, meningkat dari 40% pada hari Selasa.

Kenaikan suku bunga cenderung membuat sebuah mata uang lebih menarik bagi investor yang mencari imbal hasil lebih tinggi, sehingga dapat mendorong aliras modal masuk dan memperkuat nilai tukar. "Sentimen negatif terhadap CAD mulai mereda," tulis Shaun Osborne dan Eric Theoret, ahli strategi di Scotiabank, dalam sebuah catatan yang dikutip oleh Investing.com.

Dampak ke Pasar Global

Di sisi lain, lonjakan harga minyak memberikan tekanan pada pasar saham global. Kenaikan biaya energi memicu kekhawatiran tentang prospek inflasi yang lebih tinggi, yang pada gilirannya dapat mendorong bank sentral global untuk menerapkan kebijakan moneter yang lebih ketat. Akibatnya, sebagian besar indeks saham di seluruh dunia mengalami penurunan.

Back to latest news

LATEST