Story
Dolar Kanada Jatuh ke Level Terendah Satu Bulan karena Kenaikan Suku Bunga Fed Mendorong Penguatan Dolar AS

Summary
Dolar Kanada melemah terhadap sebagian besar mata uang utama pada pekan yang berakhir 18 September, dengan pasangan USD/CAD mencapai level tertinggi dalam satu bulan setelah Federal Reserve AS menaikkan suku bunga, mengalahkan dukungan dari harga minyak yang kuat.
Dolar Kanada mencatatkan penurunan mingguan yang signifikan terhadap dolar AS, dengan nilai tukar USD/CAD naik ke 1,4005, level tertinggi dalam sebulan. Pergerakan ini terutama didorong oleh perbedaan kebijakan bank sentral setelah Federal Reserve AS menerapkan kenaikan suku bunga lagi, meningkatkan daya tarik dolar AS.
Perbedaan Kebijakan Mendorong Pelemahan
Katalis utama untuk kinerja buruk dolar Kanada adalah keputusan Federal Reserve AS pada 16 September untuk menaikkan suku bunga acuan menjadi 4,00%. Menurut laporan dari Investing.com, langkah ini memperlebar perbedaan suku bunga antara AS dan Kanada, membuat aset berdenominasi dolar AS lebih menarik bagi investor.
Sebaliknya, data ekonomi Kanada memberikan sedikit insentif kepada Bank of Canada untuk memperketat kebijakannya sendiri. Meskipun inflasi Agustus tetap di atas target pada 3%, hal itu tidak cukup untuk mendorong sikap yang lebih agresif, sehingga membuat dolar Kanada rentan terhadap aliran modal yang lebih menguntungkan dolar AS yang memberikan imbal hasil lebih tinggi.
Kinerja di Seluruh Pasangan Mata Uang Utama
Kelemahan dolar Kanada paling terasa terhadap dolar AS, tetapi juga melemah terhadap mata uang utama lainnya. Kinerja dolar Kanada untuk pekan yang berakhir pada 18 September menyoroti dampak kekuatan makroekonomi global.
Ad- USD/CAD: Pasangan ini naik dari penutupan 1,3865 pada 11 September menjadi 1,4005, yang mewakili penurunan mingguan 1,0% untuk dolar Kanada.
- CAD/JPY: Meskipun pasangan CAD/JPY naik 1,6%, ini mencerminkan kelemahan signifikan pada yen Jepang daripada kekuatan pada dolar Kanada.
- Mata Uang Lainnya: Dolar Kanada juga melemah terhadap franc Swiss dan poundsterling Inggris, sementara relatif stabil terhadap euro dan dolar Australia.
Dukungan Komoditas Terhambat
Biasanya, dolar Kanada yang terkait dengan komoditas mendapat dukungan dari kenaikan harga energi. Namun, meskipun harga minyak mentah Brent diperdagangkan di atas $107 per barel, dorongan positif ini dinetralisir oleh dinamika pasar yang lebih luas.
Kekuatan dolar AS yang luar biasa, dikombinasikan dengan sentimen keengganan risiko secara umum di kalangan investor, mengimbangi pengaruh positif dari harga minyak yang tinggi. Ini menunjukkan bagaimana kebijakan bank sentral dan selera risiko global dapat mengalahkan hubungan komoditas fundamental di pasar valuta asing.