Story
F5 Networks dan Cadence Pimpin Kenaikan Saham Teknologi Pasca-Perdagangan; Sanmina Melemah

Summary
Sejumlah saham teknologi menguat dalam perdagangan pasca-penutupan setelah merilis laporan pendapatan yang melampaui ekspektasi, sementara Sanmina terkoreksi akibat proyeksi yang mengecewakan investor.
Sejumlah perusahaan teknologi dan elektronik, termasuk F5 Networks dan Cadence Design Systems, mencatatkan kenaikan harga saham dalam perdagangan pasca-penutupan di bursa AS. Kenaikan ini dipicu oleh rilis laporan keuangan kuartalan yang melampaui ekspektasi analis, baik dari sisi pendapatan maupun laba bersih.
Kinerja Solid Mendorong Optimisme
Beberapa perusahaan menunjukkan kinerja yang kuat, yang direspons positif oleh investor. Laporan keuangan yang solid dan proyeksi yang optimistis menjadi pendorong utama kenaikan harga saham mereka.
- F5 Networks (FFIV): Saham naik 2% setelah melaporkan laba per saham (EPS) kuartal ketiga sebesar $4,73 dengan pendapatan $865 juta, jauh di atas perkiraan. Perusahaan juga menaikkan proyeksi EPS setahun penuh karena kuatnya permintaan perangkat lunak *multi-cloud*.
- Cadence Design Systems (CDNS): Saham melonjak 5% berkat laporan kuartal kedua yang solid, dengan EPS $2,11 dan pendapatan $1,58 miliar. Produsen perangkat lunak desain elektronik ini menaikkan proyeksi setahun penuh, didorong oleh investasi pelanggan pada arsitektur chip yang kompleks dan silikon AI kustom.
- Applied Digital (APLD): Saham menguat 1,5% setelah secara mengejutkan melaporkan laba sebesar $0,04 per saham untuk kuartal keempat, dibandingkan estimasi analis yang memprediksi kerugian. Pendapatan mencapai $258,7 juta, melampaui konsensus $95,32 juta, berkat ekspansi pusat data komputasi berkinerja tinggi (HPC).
- Rambus (RMBS): Saham naik 3% setelah membukukan rekor pendapatan kuartalan sebesar $207,4 juta. Pertumbuhan didorong oleh adopsi chip antarmuka memori DDR5 untuk server pusat data. Perusahaan juga memberikan proyeksi pendapatan kuartal ketiga yang melampaui estimasi.
- Element Solutions (ESI): Saham naik 2% setelah melaporkan rekor kinerja kuartal kedua. Penyedia bahan kimia khusus ini menaikkan proyeksi EBITDA yang disesuaikan untuk setahun penuh, didukung oleh akuisisi dan momentum kuat di pasar elektronik.
AdSanmina Tertekan oleh Proyeksi Pendapatan
Berbeda dengan perusahaan lainnya, saham Sanmina (SANM) justru jatuh 4,5% dalam perdagangan pasca-penutupan. Penurunan ini terjadi meskipun perusahaan melaporkan hasil kuartal ketiga yang kuat, dengan EPS $3,31 dan pendapatan $3,46 miliar, yang keduanya melampaui estimasi analis.
Reaksi negatif pasar dipicu oleh proyeksi pendapatan perusahaan untuk kuartal keempat. Sanmina memproyeksikan pendapatan antara $3,3 miliar hingga $3,6 miliar, di mana titik tengahnya berada di bawah ekspektasi konsensus Wall Street sebesar $3,52 miliar. Proyeksi yang lemah ini menimbulkan kekhawatiran di kalangan investor mengenai prospek pertumbuhan jangka pendek perusahaan.