Story
CADDi Raih Pendanaan Seri D US$114 Juta, Valuasi Tembus US$1,2 Miliar

CADDi, perusahaan teknologi global yang mengembangkan platform data kecerdasan buatan (AI) untuk manufaktur, telah menyelesaikan putaran pendanaan Seri D senilai US$114 juta. Penggalangan dana ini menempatkan valuasi perusahaan pada angka US$1,2 miliar, dan meningkatkan total dana yang telah dihimpun menjadi US$234 juta.
Rincian Pendanaan
Putaran pendanaan ini diikuti oleh delapan investor baru dan lama. Investor baru yang berpartisipasi termasuk Moore Strategic Ventures, Coreline Ventures, HR Tech Fund LLC, Woven Capital, dan Salesforce Ventures.
Sementara itu, investor yang telah ada sebelumnya dan kembali menyuntikkan modal adalah Atomico, Globis Capital Partners, dan JPS Growth Investment Limited Partnership. Keterlibatan investor terkemuka ini menandakan kepercayaan pasar yang kuat terhadap model bisnis dan teknologi yang dikembangkan oleh CADDi.
Alokasi Dana dan Strategi Ekspansi
Menurut pengumuman perusahaan, dana segar yang diperoleh akan dialokasikan untuk empat area utama, yaitu:
Ad- Pengembangan teknologi dan AI eksklusif milik perusahaan.
- Perluasan platform Data AI Manufaktur.
- Peningkatan operasi bisnis global yang berpusat di Amerika Utara.
- Investasi dalam akuisisi dan pengembangan talenta.
Langkah ini sejalan dengan peluncuran produk global platform AI Manufaktur generasi berikutnya, yang dirancang sebagai sistem operasi manufaktur. Platform ini bertujuan untuk memberikan struktur semantik pada data yang terfragmentasi, memungkinkan alur kerja manusia dan AI berjalan di atas data bersama tanpa serah terima manual. Peluncuran resmi di AS menandai ekspansi skala penuh CADDi ke pasar manufaktur terbesar kedua di dunia tersebut.
Latar Belakang Perusahaan
Didirikan pada tahun 2017 oleh Yushiro Kato (sebelumnya dari McKinsey) dan Aki Kobashi (sebelumnya dari Apple), CADDi berkantor pusat di Chicago dan Tokyo. Perusahaan saat ini melayani bisnis manufaktur di lebih dari 20 negara, termasuk banyak perusahaan publik terbesar di Jepang dan Amerika Serikat.