Story

Saham Bombardier Anjlok 6,7% Setelah Ancaman Larangan Penjualan di AS

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 8, 20261 min read
Saham Bombardier Anjlok 6,7% Setelah Ancaman Larangan Penjualan di AS
Text size
Background

Saham Bombardier (BBDb) anjlok 6,7% menjadi CA$294,03 dalam sesi perdagangan hari Selasa setelah Presiden AS Donald Trump mengancam akan melarang penjualan jet pribadi buatan Kanada tersebut di pasar Amerika. Ancaman tersebut, yang disampaikan melalui unggahan di platform Truth Social pada hari Minggu, memberikan tekanan jual yang signifikan terhadap saham perusahaan.

Ancaman Langsung ke Pasar Utama

Presiden Trump menuntut agar Bombardier memindahkan operasi manufakturnya ke wilayah Amerika Serikat sebagai syarat untuk terus mengakses pasar AS. Ancaman ini sangat serius bagi Bombardier, mengingat Amerika Serikat merupakan pasar terbesarnya, yang menyumbang lebih dari separuh total pendapatan perusahaan.

Berdasarkan perkiraan konsensus analis untuk pendapatan setahun penuh 2026 yang mencapai sekitar US$10,2 miliar, potensi larangan ini dapat membahayakan pendapatan sekitar US$5 miliar per tahun. Investor merespons dengan cepat, mendorong saham ke level terendah sesi di CA$290, jauh di bawah level tertinggi 52 minggu di CA$377,77.

Respons Perusahaan dan Konteks Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Bombardier segera merilis pernyataan publik untuk menanggapi ancaman tersebut. Perusahaan menyoroti kontribusi ekonominya yang substansial di AS, yang meliputi:

  • Sekitar 3.500 karyawan di AS.
  • Jaringan dengan 2.800 pemasok yang berbasis di 47 negara bagian.
  • Pengeluaran tahunan lebih dari US$2,5 miliar kepada pemasok di AS.

Meskipun ada upaya klarifikasi dari perusahaan, investor tampaknya tidak yakin ancaman tersebut dapat diredakan dengan mudah. Sentimen negatif ini diperburuk oleh latar belakang makroekonomi yang lebih luas, termasuk meningkatnya perang dagang antara Kanada dan AS, serta pelemahan umum di pasar saham Amerika Utara pada hari itu.

Back to latest news

LATEST