Story

Bitcoin Melonjak di Atas $71.000 Didorong Sinyal Regulasi AS dan Short Squeeze Rekor

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Aug 20, 20262 min read
Bitcoin Melonjak di Atas $71.000 Didorong Sinyal Regulasi AS dan Short Squeeze Rekor
Text size
Background

Harga Bitcoin (BTC) melonjak signifikan sebesar 10,52% dan diperdagangkan di level $71.750 pada 20 Agustus 2026. Kenaikan tajam ini didorong oleh kombinasi likuidasi posisi jual (*short squeeze*) dalam jumlah rekor dan sinyal positif dari pemerintah AS terkait kerangka peraturan aset kripto.

Pemicu Kenaikan: Likuidasi Posisi Jual dan Regulasi

Katalis utama di balik lonjakan harga adalah *short squeeze* masif yang melikuidasi posisi jual senilai $2,7 miliar, peristiwa likuidasi terbesar yang pernah tercatat sejak 2021. Menurut laporan Investing.com, lebih dari $1 miliar posisi jual Bitcoin dilikuidasi hanya dalam waktu satu jam pada 19 Agustus, yang memaksa para *trader* pesimistis untuk membeli kembali aset dan mendorong harga naik dari $64.920 ke level tertinggi harian di $72.496.

Selain itu, sentimen pasar didukung oleh perkembangan regulasi di Washington D.C. Beberapa pendorong utamanya antara lain:

  • Dukungan Gedung Putih: Presiden Trump dilaporkan menjadi tuan rumah bagi para eksekutif kripto pada 19 Agustus dan menyerukan Kongres untuk mengesahkan RUU CLARITY.
  • Usulan Aturan SEC: Komisi Sekuritas dan Bursa AS (SEC) menerbitkan usulan aturan setebal 402 halaman bernama "Regulation Crypto Assets" pada 18 Agustus, yang bertujuan menciptakan jalur penawaran aset kripto di tingkat federal.
  • Jadwal voting Senat: Pemimpin Mayoritas Senat, Thune, telah menjadwalkan pemungutan suara untuk RUU CLARITY pada 15 September 2026.

Analisis Teknikal dan Sentimen Pasar

Sample IUX Markets – In-articleAd

Dari sisi teknikal, grafik harian Bitcoin menunjukkan sinyal "Strong Buy", dengan Indikator Relative Strength Index (RSI) berada di 78,3. Angka RSI di atas 70 mengindikasikan kondisi *overbought* (jenuh beli), yang dapat menandakan potensi koreksi dalam jangka pendek. Meskipun demikian, indikator ADX di level 34,8 mengonfirmasi bahwa tren kenaikan saat ini cukup kuat.

Sentimen positif ini juga menular ke saham-saham yang terkait dengan kripto, di mana Coinbase (COIN) naik 7,6% dan MicroStrategy (MSTR) menguat 7,8%. Namun, investor perlu mencatat bahwa gambaran teknikal jangka panjang masih beragam, dengan indikator MACD mingguan masih menunjukkan sinyal jual. Bitcoin juga masih berada 43% di bawah level tertinggi 52 minggunya di $126.110.

Prospek ke Depan: Antara Optimisme dan Volatilitas

Prospek Bitcoin ke depan bergantung pada keberlanjutan momentum pembelian setelah efek *short squeeze* mereda. Adanya katalis fundamental dari sisi regulasi memberikan dasar yang lebih kuat bagi kenaikan ini dibandingkan lonjakan harga sebelumnya. Kejelasan peraturan secara historis menjadi kunci untuk membuka aliran modal institusional yang lebih besar ke pasar aset kripto.

Meskipun demikian, sifat kenaikan yang didorong oleh likuidasi paksa dapat menyebabkan volatilitas yang tinggi. Level resistensi terdekat yang perlu diperhatikan adalah puncak harian di $72.496. Jika harga mampu ditutup secara konsisten di atas level ini, hal itu dapat mengonfirmasi keberlanjutan tren naik. Sebaliknya, kegagalan untuk menembus resistensi dapat memicu penurunan kembali ke level dukungan di sekitar $65.703. Pemungutan suara RUU CLARITY pada 15 September akan menjadi peristiwa penting berikutnya yang dapat menentukan arah pasar.

Back to latest news

LATEST