Story

Bitcoin Bertahan di Atas $80.000 karena ETF Spot Mencatat Arus Masuk Lebih dari $430 Juta

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Sep 20, 20262 min read
Bitcoin Bertahan di Atas $80.000 karena ETF Spot Mencatat Arus Masuk Lebih dari $430 Juta

Summary

Bitcoin mempertahankan posisinya di atas $80.000 setelah pekan yang bergejolak, didukung oleh kebangkitan signifikan dalam permintaan institusional yang ditunjukkan oleh arus masuk bersih lebih dari $433 juta ke ETF Bitcoin spot AS pada hari Jumat.

Text size
Background

Bitcoin bertahan di atas level $80.000 selama akhir pekan, stabil setelah minggu perdagangan yang bergejolak. Ketahanan harga sebagian besar didukung oleh kebangkitan kuat permintaan institusional, yang ditunjukkan oleh ETF Bitcoin spot AS yang menarik lebih dari $433 juta dalam arus masuk bersih pada hari Jumat, 18 September.

Pada Minggu pagi, 20 September, Bitcoin diperdagangkan sekitar $80.479, menurut data Investing.com. Ini menandai pemulihan signifikan dari penurunannya menuju $76.400 di awal minggu.

Arus Masuk ETF Menandakan Permintaan yang Diperbarui

Lonjakan pembelian ETF memberikan penutup yang kuat untuk minggu ini bagi pasar aset digital. Detail penting dari sesi perdagangan Jumat meliputi:

  • Total Arus Masuk Bersih: ETF Bitcoin AS mencatat $433,03 juta dalam investasi baru bersih.
  • Dana Unggulan: FBTC milik Fidelity memimpin dengan arus masuk $310,72 juta, diikuti oleh IBIT milik BlackRock, yang menarik $108,44 juta.
  • Aktivitas Pasar: Total nilai perdagangan di seluruh produk ini mencapai $4,67 miliar, dan aset bersih gabungan mereka tumbuh lebih dari $7 miliar menjadi $102,53 miliar.
Sample IUX Markets – In-articleAd

Minat institusional tampaknya meluas melampaui Bitcoin. Data menunjukkan arus masuk bersih ke ETF untuk Ether ($143,80 juta), Solana ($47,62 juta), dan Zcash ($37,67 juta), menunjukkan selera yang lebih luas terhadap aset digital di kalangan investor institusional.

Konteks Pasar dan Regulasi yang Lebih Luas

Meskipun arus ETF memberikan dorongan positif, pasar mata uang kripto terus menghadapi lingkungan makroekonomi yang kompleks. Kekhawatiran inflasi yang terus-menerus, kenaikan imbal hasil obligasi pemerintah, dan ketegangan geopolitik tetap menjadi sumber volatilitas utama bagi aset berisiko. Investor Robert Kiyosaki baru-baru ini menyebutkan faktor-faktor ini dalam menegaskan kembali preferensinya terhadap Bitcoin, emas, dan perak.

Dari segi regulasi, lanskap kripto AS tetap tidak pasti setelah Senat gagal mengesahkan Undang-Undang CLARITY pada 15 September. Namun, beberapa pemimpin industri, seperti Ketua Eksekutif MicroStrategy Michael Saylor, berpendapat bahwa industri ini dapat terus berkembang melalui saluran regulasi yang ada, seperti penyimpanan bank dan pinjaman yang didukung Bitcoin, tanpa menunggu undang-undang baru yang komprehensif.

Back to latest news

LATEST