Story
CEO Barrick Gold mengatakan IPO di Amerika Utara mungkin akan ditunda hingga awal tahun 2027.

Summary
Rencana penawaran umum perdana (IPO) perusahaan pertambangan raksasa itu bisa ditunda hingga Januari 2027 karena formalitas yang belum terselesaikan, meskipun perusahaan tersebut masih menargetkan pencatatan saham pada akhir tahun ini, menurut CEO Mark Hill.
Rencana penawaran umum perdana (IPO) Barrick Gold di Amerika Utara mungkin ditunda hingga Januari 2027, demikian diumumkan CEO Mark Hill pada hari Selasa. Perusahaan masih menargetkan pencatatan saham pada akhir tahun ini, tetapi menyebutkan formalitas yang belum terselesaikan sebagai potensi penyebab penundaan tersebut.
Pergeseran Jadwal IPO
Berbicara di Mining Forum Americas di Colorado, Hill mengkonfirmasi bahwa meskipun tujuannya tetap untuk menyelesaikan IPO pada akhir tahun 2026, prosesnya dapat berlanjut hingga tahun baru. Potensi penundaan tersebut disebabkan oleh formalitas yang tidak disebutkan yang perlu diselesaikan oleh perusahaan tambang emas tersebut sebelum melanjutkan penawaran umum.
Penundaan IPO dapat menimbulkan ketidakpastian bagi investor dan memengaruhi strategi penggalangan modal perusahaan. Namun, dengan memberikan potensi jadwal alternatif, perusahaan bertujuan untuk mengelola ekspektasi pasar.
AdPembaruan Operasional dan Panduan
Terlepas dari potensi pergeseran jadwal IPO, Hill meyakinkan para pemangku kepentingan bahwa Barrick tetap berada di jalur yang tepat untuk memenuhi panduan hasil saat ini. Hal ini menunjukkan bahwa kinerja operasional dan keuangan perusahaan secara keseluruhan diperkirakan tidak akan terpengaruh oleh waktu pelaksanaan IPO.
Secara terpisah, CEO menyoroti perlunya meninjau kembali proyek tambang Reko Diq perusahaan di Pakistan. Hill menyatakan bahwa peningkatan keamanan di lokasi tersebut merupakan prasyarat sebelum konstruksi skala penuh dapat dimulai, yang menggarisbawahi tantangan operasional di wilayah tersebut.