Story
Saham Penambang Uranium Australia Melonjak Pasca Finalisasi Kesepakatan Ekspor dengan India

Saham para penambang uranium Australia menguat tajam pada hari Jumat menyusul finalisasi pengaturan administratif dengan India yang secara resmi membuka jalan bagi ekspor uranium. Kesepakatan ini secara signifikan meningkatkan sentimen investor terhadap produsen bahan bakar nuklir di negara tersebut.
Kenaikan Signifikan di Sektor Uranium
Kabar positif ini memicu aksi beli di seluruh saham terkait uranium yang terdaftar di bursa Sydney. Kenaikan harga dipimpin oleh beberapa pengembang utama di sektor ini.
Berdasarkan data perdagangan, berikut adalah pergerakan harga saham beberapa perusahaan:
- Lotus Energy (ASX:LOT): melonjak hampir 14%.
- Deep Yellow Ltd (ASX:DYL): melonjak lebih dari 10%.
- Boss Energy (ASX:BOE): naik 8%.
- Bannerman Energy (ASX:BMN): menguat 7%.
- Paladin Energy (ASX:PDN): melompat 6%.
Latar Belakang Perjanjian
AdPerjanjian ini diumumkan setelah pembicaraan antara Perdana Menteri Australia Anthony Albanese dan Perdana Menteri India Narendra Modi. Pengaturan ini mengaktifkan kerangka kerja sama nuklir sipil yang telah lama tertunda dan pertama kali ditandatangani pada tahun 2014.
Kesepakatan tersebut kini memungkinkan pengiriman uranium komersial dari Australia untuk program tenaga nuklir sipil India yang diawasi. Hal ini membuka pasar baru yang besar bagi produsen Australia.
Implikasi bagi Pasar
Langkah ini sangat penting karena India sedang berupaya memperluas kapasitas pembangkit listrik tenaga nuklirnya. Tujuan India adalah untuk mengurangi emisi karbon dan memenuhi permintaan listrik yang meningkat pesat seiring pertumbuhan ekonominya.
Bagi Australia, yang memiliki cadangan sumber daya uranium terbesar di dunia, perjanjian ini menempatkannya sebagai pemasok utama yang potensial. Kesepakatan ini dipandang akan memberikan dorongan jangka panjang bagi prospek industri uranium Australia.