Story
Amazon Hentikan Sebagian Besar Model AI Nova dalam Perombakan Strategi, Lapor Business Insider

Summary
Amazon dilaporkan merombak strategi kecerdasan buatannya, menghentikan sebagian besar model AI andalannya untuk fokus pada pengembangan 'frontier model' baru yang lebih canggih.
Amazon.com dilaporkan sedang merombak strategi kecerdasan buatan (AI), menghentikan sebagian besar model AI internalnya dan mempertajam fokus pada pengembangan *frontier model* baru. Langkah ini menandakan perubahan signifikan dalam upaya raksasa teknologi tersebut untuk bersaing di arena AI generatif yang sangat kompetitif.
Perombakan Portofolio AI
Menurut laporan dari *Business Insider* yang mengutip sumber internal, Amazon telah mulai menonaktifkan sebagian besar model andalannya dalam keluarga Nova AI. Model-model yang terdampak antara lain:
- Model kelas atas Premier dan Omni.
- Model generasi video Reel.
- Model generasi gambar Canvas.
Langkah ini diambil hanya beberapa hari setelah Amazon melakukan pemangkasan pekerjaan di grup *artificial general intelligence* (AGI). Pekan lalu, seorang juru bicara perusahaan menyatakan bahwa mereka sedang mempertajam fokus pada "inisiatif yang paling penting bagi pelanggan."
Fokus Baru pada 'Frontier Model'
AdSebagai gantinya, Amazon dilaporkan mengalihkan sumber daya secara besar-besaran ke pengembangan *frontier model*—istilah untuk model AI yang paling canggih—di bawah pimpinan peneliti Pieter Abbeel. Riset *frontier* ini disebut telah menjadi prioritas utama perusahaan tahun ini.
Model andalan baru ini diperkirakan akan memulai debutnya di konferensi tahunan Amazon, "re:Invent", pada akhir tahun ini. Meskipun banyak model lama dihentikan, laporan tersebut menyebutkan bahwa Amazon tidak sepenuhnya meninggalkan merek Nova. Ada kemungkinan model *frontier* yang baru akan dirilis di bawah jenama Nova.
Konteks dan Implikasi Pasar
Pergeseran strategi ini terjadi di tengah kesulitan Amazon untuk menghasilkan gaung pasar yang setara dengan para pesaingnya seperti OpenAI, Anthropic, dan Google dengan model-model AI mereka. Selama ini, kekuatan utama Amazon terletak pada penyediaan infrastruktur komputasi awan (AWS) yang krusial bagi perusahaan lain untuk membangun dan menjalankan AI.
Bagi investor, langkah ini menunjukkan ambisi Amazon untuk bersaing secara lebih langsung di tingkat model fundamental, bukan hanya sebagai penyedia infrastruktur. Namun, keberhasilan strategi baru ini akan sangat bergantung pada kemampuan model yang akan datang untuk menandingi atau melampaui kemampuan para pemimpin pasar saat ini. Hingga berita ini diturunkan, Amazon belum memberikan tanggapan resmi atas laporan tersebut.