Story

Proyeksi Pendapatan Alkermes di Bawah Ekspektasi, Saham Anjlok Meski Laba Kuartalan Solid

ENTHMSVIIDZHZH-TWJAKOHI
Jul 28, 20261 min read
Proyeksi Pendapatan Alkermes di Bawah Ekspektasi, Saham Anjlok Meski Laba Kuartalan Solid

Summary

Saham Alkermes (ALKS) merosot tajam setelah perusahaan merilis proyeksi pendapatan setahun penuh yang mengecewakan investor, membayangi laporan laba kuartal kedua yang sebenarnya melampaui konsensus.

Text size
Background

Saham Alkermes (ALKS) anjlok 5,2% dalam perdagangan pra-pembukaan setelah perusahaan merilis laporan keuangan kuartal kedua 2026. Pelemahan ini terjadi meskipun laba dan pendapatan melampaui ekspektasi, karena proyeksi pendapatan setahun penuh yang dirilis berada di bawah konsensus analis.

Laporan Laba-Rugi yang Bercampur

Alkermes melaporkan hasil keuangan Q2 2026 yang secara umum positif. Perusahaan mencatatkan laba per saham (EPS) yang disesuaikan sebesar $0,00, lebih baik dari perkiraan konsensus analis sebesar -$0,02.

Pendapatan juga melampaui ekspektasi, mencapai $496 juta dibandingkan perkiraan $459 juta. Angka ini menunjukkan pertumbuhan kuat sebesar 27% secara tahunan (YoY). Menurut laporan tersebut, waralaba LUMRYZ, yang berfokus pada narkolepsi, memberikan kontribusi signifikan terhadap pencapaian pendapatan ini.

Proyeksi Kecewakan Investor

Terlepas dari kinerja kuartalan yang solid, investor merespons negatif terhadap proyeksi pendapatan perusahaan untuk setahun penuh 2026. Alkermes mempertahankan proyeksinya, dengan titik tengah panduan pendapatan sebesar $1,785 miliar.

Sample IUX Markets – In-articleAd

Angka ini berada di bawah konsensus analis yang mengharapkan $1,81 miliar. Perbedaan inilah yang menjadi pemicu utama aksi jual, karena pasar telah mengantisipasi hasil dan proyeksi yang lebih kuat.

Konteks Pasar dan Aksi Ambil Untung

Aksi jual ini juga dipengaruhi oleh posisi saham Alkermes yang sudah sangat tinggi menjelang rilis laporan. Saham ALKS telah melonjak sekitar 88% sejak awal tahun (year-to-date), membuat investor rentan melakukan aksi ambil untung (profit-taking) saat muncul berita yang kurang memuaskan.

Kombinasi dari proyeksi yang di bawah konsensus dan posisi beli yang sudah ramai menciptakan kondisi ideal untuk koreksi harga. Meskipun demikian, Piper Sandler merespons positif dengan menaikkan target harga saham menjadi $65 dari $43 dan mempertahankan peringkat "Overweight", namun optimisme ini tidak cukup untuk menahan tekanan jual di sesi pra-pembukaan.

Back to latest news

LATEST