Story
Pengadilan AS Setujui Permohonan Chapter 11 dari Maskapai Latvia airBaltic

Seorang hakim pengadilan di Amerika Serikat telah menyetujui permohonan maskapai penerbangan Latvia, airBaltic, untuk memasuki perlindungan kebangkrutan Chapter 11 dan merestrukturisasi utangnya. Hal ini diumumkan oleh Perdana Menteri Andris Kulbergs pada hari Rabu.
Langkah ini memberikan perlindungan hukum bagi airBaltic dari para kreditornya sementara perusahaan berupaya untuk menata kembali keuangannya. Persetujuan pengadilan ini merupakan tonggak penting bagi maskapai yang mayoritas sahamnya dimiliki oleh pemerintah Latvia tersebut.
Rincian Proses Restrukturisasi
Dalam sebuah unggahan di media sosial X, Perdana Menteri Kulbergs menyatakan bahwa persetujuan ini memungkinkan airBaltic untuk segera mengambil beberapa langkah krusial. "Ini berarti airBaltic akan dapat: segera mengakses pembiayaan; memulai proses restrukturisasi; meninjau kembali kewajiban kepada para kreditor," tulisnya.
Perusahaan sebelumnya telah menyatakan bahwa mereka telah mendapatkan komitmen pembiayaan sebesar €350 juta ($404,1 juta) dari pemberi pinjaman tertentu. Dana ini, yang masih memerlukan persetujuan akhir dari pengadilan, akan menjadi vital untuk menjaga operasional maskapai selama proses restrukturisasi.
AdLatar Belakang dan Langkah Selanjutnya
airBaltic secara sukarela mengajukan permohonan perlindungan Chapter 11 pada hari Senin untuk mengatasi tumpukan utangnya. Pihak maskapai menyebutkan bahwa tekanan keuangan meningkat setelah adanya perang Iran, yang mendorong perlunya tindakan restrukturisasi.
Dalam beberapa bulan ke depan, airBaltic diperkirakan akan memulai negosiasi dengan para pemegang obligasi, perusahaan penyewa pesawat (lessor), dan kreditor lainnya. Tujuannya adalah untuk menyusun rencana reorganisasi formal yang akan diajukan ke pengadilan untuk mendapatkan persetujuan.
Maskapai ini menargetkan untuk menyelesaikan seluruh proses restrukturisasi pada sekitar Juni 2027. Rencana bisnis jangka panjangnya mencakup pengurangan armada dan penurunan biaya operasional untuk mencapai profitabilitas yang berkelanjutan.