Story
Yen Menguat Tajam Pasca Jepang dan AS Lakukan Intervensi Gabungan

Yen Jepang melonjak terhadap dolar AS dan euro pada hari Senin, menyusul konfirmasi dari otoritas Jepang mengenai intervensi gabungan dengan Amerika Serikat di pasar valuta asing pekan lalu untuk menopang mata uangnya.
Rincian Intervensi Terkoordinasi
Kementerian Keuangan Jepang pada hari Senin menyatakan bahwa Tokyo dan Washington telah bersama-sama melakukan intervensi dengan membeli yen. Pihak kementerian juga menegaskan tidak akan ragu untuk mengambil langkah-langkah lebih lanjut jika diperlukan untuk menstabilkan pasar.
Data bank sentral mengindikasikan bahwa skala intervensi pembelian yen kali ini dapat mencapai $36,58 miliar. Dengan tindakan ini, total belanja intervensi valas Jepang sepanjang tahun ini telah melampaui $100 miliar, menunjukkan keseriusan otoritas dalam membendung pelemahan yen.
Dampak di Pasar Valuta Asing
AdLangkah yang telah dikonfirmasi ini memberikan dampak signifikan di pasar. Yen menguat secara luas terhadap mata uang utama lainnya, memicu spekulasi di kalangan investor mengenai potensi intervensi tambahan di masa depan.
Berikut adalah pergerakan utamanya:
- Terhadap Dolar AS: Yen naik 0,51% ke level 156,80, menandai posisi terkuatnya dalam sekitar tiga bulan.
- Terhadap Euro: Yen terapresiasi 0,62% menjadi 180,31, setelah sempat menyentuh level tertinggi sejak pertengahan November tahun sebelumnya.
Penguatan yen yang solid ini menunjukkan bahwa upaya intervensi terkoordinasi antara dua kekuatan ekonomi besar tersebut untuk sementara ini efektif dalam memberikan dukungan bagi mata uang Jepang.